Suara.com - Saat ini Anda dapat memulai untuk berinvestasi dengan modal yang kecil mulai dari Rp 10.000 saja Anda sudah dapat menanam investasi. Investasi dalam bentuk Reksadana cukup cocok bagi Anda yang masih pemula dan tidak memiliki waktu untuk memantau laju investasi Anda. Lantas bagaimana cara investasi Reksadana?
Sudah banyak platform yang menyediakan investasi Reksadana, bukan hanya aplikasi online saja namun sudah banyak juga bank yang menyediakan investasi Reksadana. Anda dapat memilih sesuai dengan keinginan Anda untuk melakukan investasi di bank atau platform online.
Berikut Suara.com rangkum cara investasi Reksadana via BCA dan Tokopedia.
Via BCA
- Kenali profil risiko
Profil risiko merupakan standar seberapa tahan Anda terhadap risiko investasi yang mengintai. Banyak faktor memengaruhi profil risiko, beberapa diantaranya adalah pengalaman berinvestasi, pola pikir, pekerjaan, lingkungan dan lain sebagainya.
Jika Anda belum pernah berinvestasi, ada kemungkinan profil risiko Anda adalah konservatif, yaitu belum berani mengambil risiko. Demikian, sebaiknya Anda mulai investasi dengan produk yang risikonya paling kecil. Agar lebih pasti, Anda dapat mengisi formulir profil risiko di manager investasi (MI). - Tujuan investasi
Tujuan investasi penting untuk menentukan produk Reksadana apa yang sesuai. Tujuan investasi harus mencakup jangka waktu berinvestasi. Mengetahui lama investasi bisa menghindarkan Anda dari kegagalan investasi. Karakteristik dari setiap jenis Reksadana berbeda-beda. semakin pendek jangka waktunya, sebaiknya semakin konservatif atau aman produk yang dipilih, begitu pula sebaliknya. - Pilihlah manajer investasi Reksadana yang bekerjasama dengan BCA
Bank BCA bekerjasama dengan beberapa manajer investasi, sehingga Anda dapat memilih sesuai dengan yang Anda inginkan.
- PT Ashmore Asset Management Indonesia
- PT Bahana TCW Investment Management
- PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
- PT BNP Paribas Asset Management
- PT Danareksa Investment Management
- PT Eastspring Investments Indonesia
- PT Nikko Securities Indonesia
- PT Panin Asset Management
- PT Schroder Investment Management Indonesia - Kalkulator investasi
Anda dapat melakukan penghitungan imbal hasil atau keuntungan dari investasi Reksdana di BCA dengan kalkulator yang tersedia di laman resmi BCA. - Kunjungi cabang Bank BCA terdekat
Untuk memulai investasi Reksadana Anda dapat langsung datang ke kantor cabang Bank BCA terdekat Anda untuk melakukan pendaftaran. Untuk pendaftaran Anda dapat membawa identitas diri seperti KTP atau Paspor serta NPWP.
Via Tokopedia
- Daftar Reksadana di akun Tokopedia
- Anda dapat mengisi formulir Tokopedia Reksadana secara online atau masuk pada laman Tokopedia, tunggu persetujuan selama 1x24 jam. - Lakukan transaksi pembelian di itur Tokopedia Reksadana
- Pilih tombol "Beli" dan pilihlah metode pembayaran yang ingin Anda pilih.
- Produk dapat dibeli mulai dari Rp.10.000 - Cek keuntungan harian
- Jika sudah membeli produk Reksadana, Anda dapat memantau pergerakan dana investasi setiap hari.
Itulah cara mendaftar investasi Reksadana via BCA dan Tokopedia, selamat mencoba!
Berita Terkait
-
Investasi Bodong Hancurkan Eks MU, dari Gaji Rp900 Juta Per Pekan hingga Bangkrut
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Mulai Hari Ini, Nonton di CGV Pakai myBCA Dapat Popcorn Gratis Tiap Selasa, Cek Syaratnya
-
Jelang Tutup Tahun, Transaksi Tokopedia & TikTok Shop Melonjak Hingga 58 Persen
-
Investasi Semakin Mudah, BRI Hadirkan Fitur Reksa Dana di Super Apps BRImo
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang