Suara.com - Perumnas kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana nasional Covid-19.
Perumnas bersama dengan 2 BUMN lainnya yaitu PT Pengembangan Pariwisata Indonesia dan PT Asabri membentuk tim khusus BUMN Donatur tanggap bencana di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menyalurkan 5.000 paket sembako.
Program penyaluran bantuan paket sembako ini merupakan salah satu program inisiasi Kementerian BUMN yang merupakan wujud kepedulian BUMN untuk membantu meringankan warga yang terdampak wabah Covid-19 dengan memberikan bantuan makanan dengan total 35.000 paket sembako di 6 provinsi.
"Perumnas turut serta dalam program BUMN ini sebagai upaya tanggap bencana covid-19 bagi warga yang terdampak, khususnya di Nusa Tenggara Barat sebagai lokasi fokus Perumnas saat ini. Dalam program ini, Perumnas memberikan bahan pokok diantaranya beras dan minyak goreng," tutur Budi Saddewa Soediro Direktur Utama Perum Perumnas dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (13/8/2020).
Didampingi PIC Satgas BUMN Penanganan Covid-19 (Bank BTN, Bank Mandiri, Pelindo III, Bank BRI) dan bekerjasama dengan koordinator wilayah tanggap bencana satuan tugas bencana nasional BUMN Provinsi Nusa Tenggara Barat, 5000 paket sembako telah disalurkan awal Agustus ini.
Perumnas juga berkolaborasi dengan BUMN lainnya, dengan menggandeng Perum Bulog dalam penyediaan paket sembako.
Hingga saat ini Perumnas melalui Unit Khusus Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) terus berperan aktif membantu pemerintah dan membantu masyarakat yang terdampak bencana Covid-19 sejak Maret 2020.
Budi menambahkan, program yang berjalan di Nusa Tenggara Barat ini merupakan program lanjutan aksi korporasi.
Sebelumnya sepanjang Maret dan April lebih dari 1000 paket sembako juga telah disalurkan di 4 provinsi yaitu di Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta.
Baca Juga: Perumnas Bangun 46 Proyek Rumah Tapak yang Tersebar di Tanah Air
Tidak hanya itu, Perumnas juga bekerja sama dengan beberapa BUMN lainnya dalam membentuk dapur umum untuk menyediakan makanan saji di area Jakarta Timur.
"Kami berharap dengan adanya program ini akan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam hal kebutuhan pokok akibat merebaknya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung," pungkas Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah