Suara.com - Persib Bandung resmi menjalin kerja sama sponsorsip dengan perusahaan Trading Forex dan Komoditi Didimax Berjangka. Perusahaan asal Kota Bandung itu mengikat kontrak selama 3 tahun dengan Persib senilai 10 Milyar.
Vice Presiden Didimax Berjangka, Yadi Supriyadi mengatakan alasan tertarik untuk mensponsori Persib karena di Indonesia itu olahraga yang paling populer adalah sepak bola. Persib pun, kata dia, menjadi tim terbesar di Jawa Barat.
"Ya di Indonesia olahraga nomor satu adalah sepak bola, makanya kami pilih Persib sebagai klub terbaik di Jawa Barat," kata dia dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (1/9/2020).
Selain itu, strategi Didimax mensponsori Persib yakni agar lebih dikenal nasabah di Indonesia.
"Ini merupakan satu momen yang sangat bagus bagi Didimax. Selain kita kerja sama dengan Persib, juga bersama Prawira Bandung, salah satu klub bola basket terbaik di Indonesia. Ini merupakan bukti bagi Didimax Berjangka di Indonesia untuk lebih dekat dengan nasabah di Indonesia," ujarnya.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selaku pengelola klub, Kuswara S. Taryono, sangat mengapresiasi kerja sama Didimax bersama Persib.
Lebih lanjut Kuswara menyebutkan, latar belakang PT PBB melakukan kerja sama dengan perusahaan komoditi tersebut karena Didimax memiliki legalitas dan kinerja keuangan yang baik.
"Saya kenal perusahaan komuditi berjangka ini, kinerja keuangannya sangat bagus. Ini merupakan sinergi dari dua pihak yang membawa atmosfer positif," imbuh Kuswara.
Untuk catatan, Didimax merupakan salah satu broker yang sedang getol untuk berekspansi dengan membuka beberapa cabang.
Baca Juga: Didimax Siapkan Rp 105 Miliar Buka 7 Kantor Cabang Baru
Dalam 2 tahun kedepan Didimax Menargetkan membuka 20 Cabang baru di kota kota seluruh Indonesia ungkap Ardy Victor selaku komisaris Didimax.
Broker Didimax telah mengantongi izin beroperasi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan merupakan anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) yang merupakan perusahaan BUMN.
Didimax juga menjadi Pusat Edukasi Trading Forex nomor 1 di Indonesia memberikan pelatihan gratis bagi yang ingin berbisnis Forex secara gratis kepada nasabah.
Sepak terjang Didimax sebagai perusahaan broker forex juga patut diacungi jempol, hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah penghargaan, salah satunya yang terbaru pada tahun 2020 ini, yakni menjadi Broker Forex Terbaik nomor Satu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik