Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, masa pandemi Covid-19 merupakan saat dimana semua lini bergerak untuk membantu dan meyakinkan kondisi akan baik-baik saja. Perwujudan tersebut dilakukan dalam bentuk pemberian 88 unit alat dan mesin pertanian bagi petani di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Bantuan disalurkan melalui aspirasi anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo.
"Negara sedang dalam kondisi yang tidak biasa, dan kita sebagai pejabat pemerintah di bidang pertanian, bersama wakil rakyat harus hadir menyelamatkan 267 juta jiwa penduduk Indonesia," ujarnya, Kamis (8/10/2020).
Menurutnya, panen padi masih berlangsung di beberapa wilayah dan proses menanam juga dilakukan, sehingga kebutuhan pangan rakyat dipastikan tercukupi.
“Ada dua sektor yang tidak boleh berhenti dalam situasi seperti ini, yaitu sektor pertanian dan kesehatan. Kita tidak boleh lengah menyediakan bahan pangan," tutur Syahrul.
Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy mengatakan, pihaknya akan terus memaksimalkan penggunaan alsintan, seperti traktor roda 2 dan roda 4 untuk pengolahan tanah persiapan musim tanam.
“Proses panen dan tanam harus terus berjalan. Dengan alsintan, maka tidak membutuhkan banyak orang berkerumun saat melaksanakan panen. Traktor roda 2 dan roda 4 juga bisa dimaksimalkan untuk pengelolaan tanah menjelang musim tanam,” ujarnya.
Sarwo menambahkan, petani juga bisa melakukan sewa pinjam alsintan yang dikelola Brigadir Alsintan, Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) di daerah masing-masing.
“Dengan menggunakan alsintan, petani akan lebih hemat dan lebih cepat dalam proses menanam juga panen,” katanya.
Baca Juga: Kementan Sediakan Alsintan untuk Jadikan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern
Adapun alsintan yang diberikan untuk Kabupaten Pati meliputi Traktor Roda 4 sebanyak 5 unit, Combine Helvester Multiguna sebanyak 2 unit, Combine Harvester Besar sebanyak 1 unit, Combine Harvester Sedang sebanyak 1 unit.
Selanjutynya, Traktor Roda 2 sebanyak 25 unit,Pompa Air 3” sebanyak 1 unit Pompa Air 4” sebanyak 19 unit Pompa Air 6” sebanyak 5 unit, Transpanter sebanyak 2 unit, Cultivator sebanyak 8 unit, Hand Sprayer sebanyak 4 unit, Power Traser sebanyak 5 unit, Conseler sebanyak 4 unit,Power Trasser Mobile Multi Guna sebanyak 4 unit dan Power Trasser Multi Guna sebanyak 1 unit.
Firman mengatakan, penggunaan alsintan harus dilakukan seiring kemajuan teknologi diera modern. Apabila peruntukannya tidak sesuai, maka akan dicabut haknya.
"Bantuan tersebut untuk menunjang kegiatan petani dan untuk bisa meningkatkan hasil produksi pertanian. Dengan harapan petani bisa sejahtera dan makmur serta menjadi sentral pangan kedepannya," ujar Firman.
Sementara itu, Kepala Distankan Pati, Muhtar Efendi menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas bantuan alsintan yang diupayakan DPR.
“Ke depan, alsintan lainnya perlu diinventarisir, sehingga dalam usaha pertanian efektif dan efisien. Penyerahan bantuan ini waktunya tepat, karena sebentar lagi akan digunakan oleh petani dalam budidaya pertanian," ujar Muhtar.
Berita Terkait
-
Gangguan Distribusi Bikin tes COVID-19 di Inggris Terlambat
-
Kemendikbud Minta Mahasiswa Tak Asal Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
-
Massa Protes UU Cipta Kerja, Jokowi Resmikan Food Estate di Kalteng
-
Kasus Covid-19 di DPR Terus Bertambah, 18 Anggota dan 41 Staf Positif
-
Seorang Guru di Kalbar Positif Covid-19 Usai Pulang Melayat
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
-
Ekonomi Pulih Lebih Lamban Meskipun Blokade Selat Hormuz Dibuka
-
Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran
-
Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik
-
Pangkas Anggaran Besar-Besaran, Pemerintah Tetap Salurkan Bansos ke 22 Juta Keluarga
-
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya
-
Emas Antam Tiba-tiba Mahal Lagi, Harganya Tembus Rp 2,9 Juta/Gram
-
Rupiah Kembali Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.983
-
APBN Mulai Ngos-ngosan! Anggaran Rapat Hotel dan Perjalanan Dinas PNS Mau di Hemat, MBG Gas Terus