Suara.com - Tidak dapat dipungkiri, kebutuhan perbankan digital saat ini semakin tinggi. Selain didorong oleh kematangan dari infrastruktur, seperti akses internet yang kian luas, cepat dan stabil, hal tersebut juga didorong oleh terjadinya pandemi yang melanda dunia saat ini.
Dengan keterbatasan interaksi fisik akibat melindungi diri dan keluarga dari intaian virus COVID-19, maka pelayanan perbankan digital semakin cepat tumbuh menjadi suatu kebutuhan.
Indonesia sendiri adalah wilayah yang sangat berpotensi untuk pengembangan perbankan digital.
Kepala Group Review dan Pengembangan Surveilans dan Pengawasan Departemen Surveilans Sistem Keuangan Bank Indonesia (BI) Yanti mengatakan, bahwa hingga saat ini sebanyak 91,3 juta masyarakat Indonesia masih belum tersentuh layanan finansial atau perbankan pada suatu diskusi virtual belum lama ini.
Adapun, Principal Economist Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Agung Purwoko menyebut bahwa saat ini Indonesia memiliki sebanyak 338,2 juta pengguna seluler. Angka itu setara dengan 124 persen dari total 269 juta penduduk.
“Tingkat penetrasi pengguna seluler yang tinggi dan perbankan digital, seperti Motion dari MNC Bank, adalah jawaban untuk menjangkau masyarakat yang tadinya belum dapat membuka rekening bank, utamanya karena kendala jarak dengan cabang terdekat,” ungkap Presiden Direktur MNC Bank Mahdan dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (4/11/2020).
Mahdan melanjutkan, bahwa selain memberikan kemudahan bagi Bank untuk menjangkau nasabah dimanapun, Motion dari MNC Bank juga memberikan kemudahan bagi nasabah.
Karena kini, untuk dapat bertransaksi kapanpun, nasabah cukup meraih telepon pintar ataupun gadget sejenis dan dapat bertransaksi dengan nyaman dan aman.
Kemudahan bertransaksi dimana saja dan kapan saja membuat nasabah lebih leluasa bekerja dari rumah dan beraktivitas dari rumah.
Baca Juga: Dampak Pandemi Corona, Penyaluran Kredit Perbankan di Sumut Melambat
Dengan kebiasaan baru yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir, lambat laun akan menjadi suatu hal normal bagi nasabah untuk bertransaksi menggunakan perbankan digital.
"Oleh karena itu, MNC Bank memfokuskan setiap keputusan strategis untuk menghadirkan pengalaman perbankan digital yang memberikan kenyamanan bertransaksi bagi masyarakat Indonesia mulai dari kota besar hingga pelosok Nusantara," pungkas Mahdan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta