Suara.com - Pemerintah daerah yang selama ini menerima dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT) seperti Pasuruan dan Tegal meminta pemerintah untuk tidak menaikkan cukai rokok.
Kenaikan cukai tembakau dinilai akan berdampak besar pada sektor padat karya seperti sigaret kretek tangan (SKT).
Bupati Pasuruan M Irsyad Yusuf mengatakan, bahwa pemerintah pusat sebaiknya proporsional dalam menaikkan tarif cukai hasil tembakau agar tak berdampak pada buruh rokok.
“Mohon ini dipertimbangkan, saya mendapat aspirasi dari pekerja rokok agar ada kajian yang lebih detail lagi sehingga kenaikannya tidak terlalu signifikan,” kata Irsyad, Selasa (10/11/2020).
Kenaikan cukai yang terlalu tinggi, kata Irsyad dikhawatirkan akan memicu pemutusan hubungan kerja (PHK). Adapun, sektor SKT saat ini mempekerjakan ribuan tenaga kerja sebagai buruh linting di pabrik rokok.
Sebelumnya, Bupati Tegal Umi Azizah meminta agar pemerintah sama sekali tidak menaikkan cukai rokok khususnya segmen SKT pada 2021.
Umi khawatir apabila cukai SKT naik, dampaknya besar bagi SKT. Apalagi, sektor ini menjadi sumber penghidupan dari 1.800 warga tegal yang bekerja di pabrik SKT.
"Saya berharap pemerintah bijaksana dalam mengambil keputusan di segmen SKT dengan tidak menaikkan tarif cukai SKT pada 2021 dan kenaikan cukai moderat di rokok mesin," ujar Umi.
Hal ini penting mengingat angka pengangguran terbuka di Tegal cukup tinggi yakni 8,21 persen. Umi khawatir kenaikan cukai yang terlalu tinggi menimbulkan gelombang pengurangan tenaga kerja sehingga meningkatkan jumlah pengangguran di Tegal.
Baca Juga: Rencana Kenaikan Cukai Tembakau Bertentangan dengan Tujuan Pemerintah
“Setidaknya, dalam situasi krisis ini yang kita perhatikan adalah keberlangsungan tenaga kerjanya dulu," ujar Umi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur
-
Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra
-
Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN
-
BTN Akuisisi Portofolio Kredit SMBCI Rp20 Triliun untuk Perkuat Transformasi Beyond Mortgage
-
5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan
-
Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?
-
Beleid E-Commerce Segera Rampung, Apa Poin Utamanya?
-
Rezim Prabowo Semakin Bergerak ke Arah Sosialisme
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Berlabel BUMN
-
Mendag Tegaskan Izin Ekspor Masih di Kemendag, Bukan Wewenang Danantara