Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah memberikan perhatian kepada masyarakat di Kalimantan Utara agar bisa meningkatkan kualitas rumah mereka menjadi layak huni. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam hal ini SNVT Penyediaan Perumahan Kalimantan Utara telah mengalokasikan Rp 52,5 miliar untuk Program Padat Karya Perumahan Swadaya atau BSPS.
“Melalui Program BSPS ini, pemerintahan ingin membangkitkan semangat masyarakat untuk saling membantu antar sesama, dan agar masyarakat dapat meningkatkan kualitas rumahnya menjadi lebih layak huni. Meskipun di tengah pandemi, kita tetap berusaha untuk memaksimalkan Program BSPS,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, beberapa waktu lalu.
Anggaran Rp 52,5 miliar tersebut digunakan untuk pembangunan 3000 rumah tak layak huni (RTLH), yang tersebar di 5 kabupten/kota di Kalimantan Utara, diantaranya Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nuunukan, dan Kabupaten Tana Tidung.
Direktur Rumah Swadaya, Arsyad menjelaskan, Program BSPS di Kalimantan Utara tahun ini dibagi menjadi 2 tahap. Tahap pertama sebanyak 1500 rumah, yang telah selesai dialokasikan, kemudian tahap ke 2 sebanyak 1500 rumah, yang kemajuan fisiknya telah mencapai 93 persen dan dapat selesai Desember 2020.
“Walaupun kondisi cuaca di lokasi saat ini kurang mendukung, tim pelaksana program harus tetap semangat menjalankan tugas untuk meningkatkan kualitas BSPS dan tetap mengutamakan struktur bangunan rumah layak huni,” katanya, dalam evaluasi kinerja BSPS di Kota Tarakan, beberapa waktu lalu.
Jumlah bantuan yang diterima setiap RTLH sebesar Rp 17,5 juta. Dana tersebut terdiri dari Rp 15 juta untuk material bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.
Salah satu penerima bantuan Suyatini mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak Kementerian PUPR atas abntuan sehingga rumahnya kini menjadi layak huni, meskipun ada beberapa kendala dilapangan pada masa pelaksaanaan karena akses menuju lokasi sulit dijangkau.
“Terima kasih banyak kepada tim pelaksana yang tetap semangat meskipun banyak kendala di lapangan dan cuaca di kampong kami kurang mendukung. Terima kasih Kementerian PUPR karena berkat program BSPS ini saya dan keluarga kini bisa punya rumah layak ini “.
Baca Juga: PUPR Serahkan 157 Rusun TNI kepada Kemhan Senilai Rp 2,1 Triliun
Berita Terkait
-
Permudah Mobilitas Warga, PUPR Bangun Jembatan Gantung di Banten
-
Untuk Kuatkan Bangunan, PUPR akan Gunakan Teknologi Lapisan Ferosemen
-
PUPR Serahkan 157 Rusun TNI kepada Kemhan Senilai Rp 2,1 Triliun
-
DPR Apresiasi Pembangunan Rusunawa Institut Ilmu Al-Quran di Banten
-
Kawal Pembangunan Infrastruktur, PUPR Gandeng Kejaksaan
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional