Suara.com - Bank Mandiri menjaga konsistensi dalam mengembangkan komunitas pelaku usaha berusia muda yang inspiratif. Yang terbaru, perseroan mempersembahkan 21 inspirator inovatif pada perhelatan Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2020, yang diikuti hingga 11.067 pendaftar.
Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri, Rudi As Aturridha, konsistensi yang berawal dari 2007 itu dilatarbelakangi keinginan perseroan untuk melahirkan generasi muda pencipta lapangan pekerjaan, bukan sekadar pencari kerja, dengan aktivitas usaha yang berkelanjutan dan berdampak langsung kepada masyarakat sekitar.
“Jika diakumulasi sejak 2007, maka total wirausaha muda yang pernah mengikuti rangkaian aktivitas Wirausaha Muda telah mencapai hingga lebih dari 50.000 pelaku usaha. Jumlah ini belum termasuk pelaku usaha yang terlibat pada program lain yang merupakan turunan dari WMM, seperti Program Mandiri Sahabatku, Program Coding Mom dan termasuk Program Mandiri Hackaton yang dilaksanakan Mandiri Capital Indonesia,” kata Rudi.
Rudi menambahkan, konsistensi itu tidak hanya berhenti pada tahap penjaringan, tetapi juga berlanjut pada tahap pendampingan dan pengembangan usaha. Misalnya, melalui pelibatan lembaga pelatihan profesional dan perguruan tinggi serta para alumni WMM.
“Kami juga konsisten mengikutsertakan finalis dan juara WMM di event-event promosi nasional dan lokal yang didukung oleh Bank Mandiri agar mereka dapat memperkenalkan produk mereka ke pasar,” katanya.
Rudi mengungkapkan, proses pemilihan pemenang WMM tahun ini dilakukan dengan proses penjurian yang lebih ketat dan dewan juri yang sangat kompeten, seperti Co-Founder Narasi Najwa Shihab, CEO & Founder Investree Adrian Gunadi, Pekerja Seni dan Aktivis Sosial Dian Sastrowardoyo, serta Founder & CEO Syah Establishments Felly Irmansyah.
“Dengan pola pendekatan ini, kami berharap para pemenang memang merupakan yang terbaik dan telah siap terjun langsung dan mampu mengembangkan usahanya dalam persaingan di dunia usaha,” katanya.
Pada kelompok Business Existing, tampil sebagai pemenang, Felicia Regina (Mirael Sugar Wax) kategori Industri Perdagangan dan Jasa, Anju Hasiholan Daniel Pasaribu (Momchips) kategori industri boga, dan David Christian (Evo&co) kategori industri kreatif. Pada kategori sosial, Febi Agil Idfillah (Neurafarm) tampil sebagai yang terbaik, sedangkan Abud Latif Wahid Nasution (Kepul) menjadi juara di kategori teknologi.
Adapun pemenang kedua pada kelompok ini adalah Heri Purnomo (Lemooin) kategori Industri Perdagangan dan Jasa, Adhe Ardiansyah (Bagoster) kategori industri boga, dan Syukriyatun Niamah (Robries) industri kreatif. Pada kategori sosial, Resika Caesaria Priyono (Ratu Cimol Banyumas) tampil sebagai yang terbaik, sedangkan Ketut Gede Budhi Ryanta (Medi-call) menjadi juara di kategori teknologi.
Baca Juga: KAI Gandeng Bank Mandiri Integrasi Sistem Pembayaran Digital
Pada kelompok Business Plan, juara pertama adalah Afakhrul Masub Bakhtiar dari kategori Industri Perdagangan dan Jasa, Siti Nur Seha kategori industri boga serta Cassandra Sari Damayanti kategori industri kreatif. Dari kategori sosial, Engga Dwi Marta menjadi pemenangnya, sedangkan Riswanda Noorisa menjuarai kategori teknologi.
Sedangkan peringkat kedua pada kelompok ini adalah Aditya Kurniawan Chandra (Codefirst) dari kategori Industri Perdagangan dan Jasa, Afyan Cholil Asy’ari (Kamala) kategori industri boga serta Nurul Azizah Kusumaningrum (Wageku) kategori industri kreatif. Dari kategori sosial, Ariyanto (selfless school) menjadi pemenangnya, sedangkan Aisah Bella Dewi Purnomo (Birulangit) menjuarai kategori teknologi.
Dari dua puluh empat kategori pemenang, dua puluh satu orang terpilih menyandang predikatnya. Cassandra Sari Damayanti terpilih menjadi pemenang Best of The Best kategori Business Plan, sedangkan Felicia Regina sebagai pemenang Best of The Best Business Exisiting. Pemenang berikutnya yaitu Selly Febrilia Mayora sebagai terfavorit kategori Business Plan dan Adhe Ardiansyah sebagai terfavorit kategori Business Existing berdasarkan hasil polling dari sosial media instagram @wrausahamudamandiri.
Adapun total hadiah uang pembinaan yang diberikan mencapai Rp 2 miliar.
Berita Terkait
-
Jaga Bisnis Perusahaan Anak di Masa Pandemi, Mandiri Group Siap Menggeliat
-
Survei: Mayoritas Pelaku Usaha di Masa Pandemi Covid-19 adalah Perempuan
-
Covid-19: Penjual Bunga dan Kembang Kempis Nafasnya
-
Bank Mandiri dan Shopee Bikin Uang Elektronik Co-branding Desain Khusus
-
Bank Mandiri Fasilitasi Pembiayaan UKM Mitra Wijaya Karya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong
-
Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?
-
PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya
-
Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat
-
IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak
-
Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun
-
Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran