Suara.com - Harga emas menguat mendekati level tertingginya imbas sentimen positif prospek paket bantuan virus corona Amerika yang menjadi motor penguatan logam mulia tersebut.
Mengutip CNBC, Kamis (3/12/2020) harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 1.827,63 dollar AS per ounce, di awal sesi, emas spot melejit ke 1.832,20 dollar AS per ounce. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,6 persen menjadi 1.830,20 dollar AS per ounce.
Pejabat tinggi ekonomi AS mendesak Kongres untuk memberikan lebih banyak bantuan bagi UKM guna mengatasi pandemi.
"Pertumbuhan ekonomi AS melambat karena penyebaran virus corona dan bantuan fiskal memudar," ungkap Presiden Federal Reserve Philadelphia, Patrick Harker.
Emas sudah melambung lebih dari 20 persen sejauh tahun ini, cenderung mendapat manfaat dari langkah-langkah stimulus karena secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang yang dapat dihasilkan dari stimulus tersebut.
"Stimulus itu akan mendorong beberapa permintaan fisik, memicu gagasan tentang inflasi harga yang bermasalah dalam beberapa bulan mendatang," kata analis Kitco Metals, Jim Wyckoff.
Namun, kenaikan emas mulai memudar terbebani optimisme atas rebound ekonomi yang didorong oleh efektivitas vaksin.
Inggris menjadi negara pertama yang menyetujui vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech.
Logam lainnya, perak turun 0,2 persen menjadi 23,96 dollar AS per ounce. Platinum melonjak 1 persen menjadi 1.009,90 dollar AS per ounce dan paladium melemah 0,4 persen menjadi 2.397,63 dollar AS per ounce.
Baca Juga: Mengaku Tim Satgas Covid 19, Pasangan Ini Gasak Puluhan Juta Emas Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21