Suara.com - Harga minyak mentah Brent naik ke level tertingginya di tengah harapan baru untuk kesepakatan stimulus Amerika dan setelah produsen utama setuju untuk meningkatkan produksi sebesar 500.000 barel per hari (bph) dari Januari.
Itu berarti total produksi minyak Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, akan menjadi 7,2 juta barel per hari.
OPEC Plus diperkirakan memperpanjang pemotongan yang ada hingga setidaknya Maret, setelah mundur dari rencana sebelumnya untuk meningkatkan output sebesar 2 juta bph.
Mengutip CNBC, Jumat (4/12/2020) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup menguat 46 sen, atau 1,0 persen, menjadi 48,71 dollar AS per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, naik 36 sen, atau 0,8 persrn, ke penutupan tertinggi satu pekan di 45,64 dollar AS per barel.
Itu adalah settlement tertinggi bagi Brent sejak 5 Maret sebelum sebagian besar negara memberlakukan lockdown guna menghentikan penyebaran virus corona.
Harapan untuk persetujuan vaksin Covid-19 yang cepat mendorong reli harga minyak pada akhir November - Brent melonjak 27 persen pada November - beberapa produsen OPEC Plus mulai mempertanyakan perlunya mempertahankan kebijakan minyak yang ketat, seperti disarankan pemimpin de facto OPEC, Arab Saudi.
Harga yang lebih tinggi juga mendorong produsen Amerika, pekan lalu, guna meningkatkan produksi selama tiga minggu berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Mei 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Pengusaha Mal Full Senyum Pada Momen Ramadan dan Lebaran Tahun Ini
-
Studi Oxford Economics Ungkap Dampak Bisnis McDonalds di Indonesia
-
BRIN Ungkap Produk Tembakau Alternatif Minim Risiko Toksikan, Apa Itu?
-
Vendor Pengadaan Laptop Chromebook Buka-bukaan soal Tudingan Keuntungan
-
Peruri Tebar Sembako Hingga Baju Lebaran
-
Tunggu Fatwa soal Kripto, OJK Perkuat Tokenisasi Aset Riil
-
Purbaya Buka Opsi Potong Anggaran MBG demi Cegah Kenaikan Harga BBM
-
Jika Ini Terjadi, Purbaya Akui Harga BBM Subsidi Bisa Naik
-
IHSG Jeblok Gegara Fitch, Purbaya: Time to Buy Sebetulnya, Enggak Usah Takut!
-
BHR Ojol 2026: Sesuai atau Jauh dari Ekspetasi?