Suara.com - Mengakhiri tahun 2020, Pupuk Kaltim mengukir prestasi prestisius dengan pencapaian kinerja produksi mencapai di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Hal ini diungkapkan Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi bersama jajaran Direksi, Manajemen dan Komisaris Perusahaan dalam agenda Tutup Tahun Produksi di Gudang Palletizer Pupuk Kaltim.
Diungkapkan Rahmad Pribadi, meski dihadang pandemi Covid-19, capaian kinerja dan produktivitas Pupuk Kaltim sepanjang 2020 tetap menunjukkan performa optimal.
Produksi Urea mencapai 113%, yaitu 3,68 juta ton dari target 3,24 juta ton. Produksi Amoniak mencapai 106%, yaitu 2,82 juta ton dari target 2,6 juta ton dan produksi NPK mencapai 116%, yaitu 221 ribu ton dari target 190 ribu ton.
“Ini jadi kebanggaan besar bagi Pupuk Kaltim yang terbukti mampu mencapai realisasi target RKAP meski diterpa pandemi Covid-19,” ujar Rahmad dalam keterangannya, Selasa (5/1/2021).
Meski tantangan Covid-19 mempengaruhi kondisi Perusahaan secara keseluruhan, namun tidak menyurutkan semangat insan Pupuk Kaltim untuk tetap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara, utamanya pemenuhan pupuk dalam negeri guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Semangat ini dinilai Rahmad, sejalan dengan tema “Bigger and Better” pada HUT Ke-43 Pupuk Kaltim, sekaligus menjadi landasan untuk penciptaan masa depan baru Perusahaan, agar bisa mengantisipasi segala tantangan dengan menciptakan beragam peluang di masa depan.
“Sebagai perusahaan besar, kita harus terus tumbuh dan berkembang melalui berbagai upaya untuk menjadi lebih baik. Keberhasilan ini menjadi momentum untuk kita merefleksikan tentang apa yang telah, sedang dan akan terus kita berikan untuk Pupuk Kaltim ke depan,” lanjut Rahmad.
Rahmad mengimbau seluruh insan Pupuk Kaltim untuk terus memaksimalkan kinerja di segala bidang, sebagai bekal menghadapi persaingan dan tantangan di tahun 2021 yang semakin ketat dan kompleks.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Raih Predikat The Most Trusted Company di Ajang CGPI Award
“Berikan yang terbaik, tingkatkan kinerja, kedisiplinan, loyalitas, kebersamaan yang solid, disertai kerja keras dan doa, agar Pupuk Kaltim senantiasa menjadi yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” imbau Rahmad.
Dewan Komisaris Pupuk Kaltim Gustaaf AC Patty, menyambut optimis kinerja Perusahaan mampu lebih meningkat di tahun 2021, melihat produktivitas kinerja dan capaian Pupuk Kaltim dalam satu tahun terakhir, meski dihadang berbagai tantangan di tengah pandemi Covid-19.
Gustaaf menilai tingginya produktivitas Pupuk Kaltim tidak terlepas dari kekompakan seluruh karyawan dan keluarga besar Perusahan, dengan menumbuhkan semangat dalam satu prinsip, yakni meraih kinerja terbaik untuk Pupuk Kaltim.
Begitu juga dengan banyaknya prestasi dan penghargaan yang diraih, membuktikan kinerja Pupuk Kaltim terus meningkat di berbagai bidang, bahkan tidak terganggu dengan adanya pandemi Covid-19.
“Dewan Komisaris berharap prestasi ini lebih ditingkatkan di tahun mendatang dengan realisasi kinerja yang lebih maksimal, bahkan mampu melampaui target yang ditentukan. Mari saling sinergi dengan meningkatkan kinerja terbaik, sehingga apa yang dilakukan merupakan hasil terbaik yang dicapai Pupuk Kaltim ke depannya,” harap Gustav.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga
-
Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!
-
Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?
-
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!
-
Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
-
Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan
-
BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako