Suara.com - CEO Honda Takahiro Hachigo akan mundur dari jabatannya dan digantikan oleh Toshihiro Mibe, kepala penelitian dan pengembangannya (R&D) mulai 1 April 2021.
"Kami akan mempertimbangkan untuk menggunakan wawasan eksternal atau aliansi potensial di antara tindakan lain untuk membuat keputusan tanpa keraguan," kata Mibe pada konferensi persnya ditulis Sabtu (20/2/2021).
Penunjukannya terjadi ketika Honda berlomba untuk mengejar ketinggalan di bidang mobil serba listrik dan menghadapi persaingan dari pendatang baru dan raksasa teknologi seperti Tesla, Apple dan Amazon.
“Dia (Mibe) telah melihat ke masa depan, arah yang harus diambil Honda,” Hachigo mengatakan pada konferensi tersebut.
Hachigo akan tetap di dewan perusahaan, kata Honda dalam sebuah pernyataan.
Secara tradisional dikenal dengan mesin pembakaran internal yang hemat bahan bakar, Honda meluncurkan kendaraan bertenaga baterai yang diproduksi secara massal pertama Agustus lalu.
Ia mengatakan ingin kendaraan energi baru seperti plug-in hybrid dan mobil sel bahan bakar berkontribusi dua pertiga dari penjualan pada tahun 2030.
Tetapi para analis mengatakan bahwa Honda banyak mengejar ketertinggalan dengan pesaing di arena elektrifikasi.
“Dengan pergantian CEO menjadi Tuan Mibe, seseorang yang pandai dalam teknologi elektrifikasi dan telah melakukan negosiasi dengan pembuat mobil global, saya pikir ini adalah kesempatan yang baik bagi Honda untuk mempercepat elektrifikasi,” kata analis industri Takaki Nakanishi, kepala eksekutif dari Institut Penelitian Nakanishi.
Baca Juga: Honda: Sasaran Diskon Pajak Mobil Baru Sudah Tepat
Selama enam tahun sebagai kepala eksekutif, Hachigo berusaha menyederhanakan proses pengembangan kendaraan dengan menggabungkan beberapa operasi untuk mobil dan sepeda motor.
Dia juga memangkas biaya dengan merampingkan model line-up Honda dan mengkonsolidasikan pabrik di dalam dan luar negeri.
Hachigo juga memperluas kemitraan dengan General Motors Co termasuk kerja sama dalam pengembangan kendaraan listrik dan otonom.
Untuk fokus pada teknologi nol emisi, Honda menyatakan akan berhenti berpartisipasi sebagai pemasok mesin di Kejuaraan Dunia Formula 1 FIA pada akhir musim 2021. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Rupiah Mulai Menguat, tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp18.062
-
Link Resmi Pendaftaran Rekrutmen Pegawai SKK Migas 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
-
Bank Jago Rilis Rapor Kredit, Bantu Nasabah Cek SLIK OJK dan Kelola Utang Lebih Bijak
-
Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran
-
327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?
-
Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi
-
Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM
-
CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi
-
Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia