Suara.com - PT Bank Central Asia TBk atau BCA menggandeng PT AIA Financial (AIA) memberikan proteksi lebih kepada nasabah memiliki riwayat penyakit kritis yaitu lewat PRIMA Extra.
Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman menjelaskan, kehadiran PRIMA Extra untuk melengkapi ketersediaan bancassurance dengan perlindungan yang komprehensif, berkualitas dan tepat sasaran.
Adapun, PRIMA Extra memberikan perlindungan terhadap 136 penyakit serius dan perlindungan lain yang dapat melindungi nasabah secara ekstra antara lain perlindungan penyakit kanker yang mungkin kembali terjadi, perawatan kanker dan jantung di luar negeri dan perlindungan anak sebelum lahir.
"Risiko penyakit serius yang mengintai kalangan usia produktif, membuat masyarakat diharapkan memiliki proteksi yang maksimal dan sesuai dengan kebutuhan. Kali ini, BCA kembali berkolaborasi dengan AIA dalam menghadirkan produk proteksi bagi nasabah terhadap penyakit serius," ujar Suwignyo dalam keterangannyan, Jumat (5/3/2021).
Sementara, Presiden Direktur AIA, Sainthan Satyamoorthy, menambahkan, PRIMA Extra diharapkan dapat memberikan proteksi lebih untuk masyarakat termasuk mereka yang dalam usia produktif.
Di tengah pandemi yang belum usai, masyarakat juga dihadapkan dengan fakta bahwa penyakit serius masih menjadi kekhawatiran besar akibat gaya hidup yang tidak sehat.
"Inilah mengapa PRIMA Extra dapat diintegrasikan dengan AIA Vitality, program health & wellness yang akan terhubung dengan layanan inti perlindungan jiwa AIA di Indonesia," imbuh dia.
Proteksi terhadap risiko penyakit serius yang termasuk dalam manfaat PRIMA Extra; mulai dari tahap awal terdiagnosis minor hingga major, membuka akses luas untuk pengobatan kanker dan kardiovaskuler hingga ke luar negeri termasuk biaya transportasi, akomodasi dan uang saku untuk dua orang pendamping.
PRIMA Extra juga menyediakan fitur Relapse Cancer yang memberikan proteksi terhadap risiko penyakit serius yang mungkin kembali menyerang.
Baca Juga: Begini Asal Mula Kasus Salah Transfer Bank Versi Pensiunan Karyawati BCA
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek