Suara.com - Harga minyak mentah dunia anjlok 6 persen karena kekhawatiran atas pembatasan pandemi dan peluncuran vaksin yang lambat di Eropa memperburuk pasar minyak mentah.
Mengutip CNBC, Rabu (24/3/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup merosot 3,83 dolar AS atau 5,9 persen, menjadi 60,79 dolar AS per barel, setelah mencapai sesi terendah 60,50 dolar AS per barel.
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) anjlok 3,80 dolar AS atau 6,2 persen menjadi 57,76 dolar AS per barel, setelah menyentuh level terendah 57,32 dolar AS per barel.
Kedua tolok ukur itu diperdagangkan mendekati posisi terendah yang tidak terlihat sejak 9 Februari.
"Jalan menuju pemulihan permintaan minyak tampaknya penuh rintangan karena dunia terus memerangi pandemi Covid-19," kata Bjornar Tonhaugen, Kepala Pasar Minyak di Rystad Energy.
"Harga minyak turun lagi pada sesi Selasa, membuktikan bahwa koreksi minggu lalu tidak cukup dalam dan pasar diperdagangkan akhir-akhir ini dengan sentimen bullish yang berlebihan, mengabaikan risiko pandemi," tambahnya.
Penguncian diperpanjang di Eropa didorong oleh ancaman gelombang ketiga, dengan varian baru virus corona di benua itu.
Jerman, konsumen minyak terbesar Eropa, memperpanjang penguncian hingga 18 April. Sementara itu hampir sepertiga wilayah Prancis memasuki penguncian selama sebulan, menyusul lonjakan kasus di Paris dan sebagian Prancis utara.
Baca Juga: Usai Anjlok 6 Persen, Harga Minyak Pekan Ini Dibuka Stabil
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU