Suara.com - Tingginya intensitas hujan serta angin kencang selama beberapa hari terakhir menyebabkan beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggra Timur (NTT) terendam banjir. Meringankan beban warga terdampak, BRI bergerak cepat memberikan bantuan tanggap bencana bagi masyarakat baik di wilayah NTB maupun NTT.
Di wilayah Bima NTB, tingginya intensitas hujan menyebabkan beberapa titik di wilayah Bima terendam banjir. BRI Group merespon cepat dengan menyalurkan bantuan tanggap bencana dengan mendirikan posko banjir dan menyediakan lebih dari 2000 makanan siap saji bagi masyarakat.
Sementara di wilayah NTT, badai siklon tropis menyebabkan beberapa wilayah seperti Flores Timur, Adonara, Lembata, Kupang dan pulau-pulau sekitarnya terdampak banjir. Angin kencang dan petir menyebabkan kerusakan pada rumah penduduk dan sejumlah bangunan. BRI Group mendirikan Posko di setiap wilayah terdampak dan menyalurkan ribuan makanan siap saji bagi korban bencana.
Dalam penyaluran bantuan, Insan BRILiaN (karyawan BRI Group) juga bahu membahu untuk turun langsung memberikan bantuan di lapangan. BRI Group juga terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pasca bencana.
Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto, mengatakan pihaknya melalui unit kerja kami di setiap wilayah, memastikan BRI Group terus bergerak cepat memberikan bantuan tanggap bencana.
“Khusus untuk bencana di Pulau Adonara, kami pastikan BRI Group ikut membantu masyarakat yang terdampak dengan mengirimkan makanan cepat saji dan obat-obatan,” ungkap Aestika.
Pelayanan Perbankan Berjalan Normal
Selain bantuan tanggap bencana kepada masyrakat terdampak, BRI juga memastikan pelayanan perbankan BRI tetap berjalan normal sehingga masyarakat di Bima NTB dan di NTT tetap dapat melakukan transaksi perbankan.
Khusus wilayah NTT seperti Flores Timur, Kupang, Pulau Adonara, Pulau Lembata dan Pulau Sabu, beberapa Unit Kerja BRI juga ikut terdampak dan sempat mengalami gangguan operasional, namun pada hari ini (06/04) layanan perbankan di setiap Unit Kerja BRI sudah kembali berjalan normal.
Baca Juga: BRI Jamin Keamanan Simpanan Nasabah dan Ganti Kerugian Korban Skimming
BRI turut berupaya menyiagakan unit kerjanya untuk dapat memberikan layanan perbankan agar kegiatan perekonomian dapat segera berangsur pulih dan masyarakat dapat segera melewati situasi sulit ini.
“Kami terus berupaya menyiagakan unit kerja kami untuk dapat memberikan layanan perbankan agar kegiatan perekonomian dapat segera berangsur pulih dan masyarakat dapat segera melewati situasi sulit ini”, tegas Aestika.
Selain layanan di kantor-kantor BRI, masyarakat juga tetap dapat bertransaksi secara normal melalui layanan e-channel seperti ATM dan CRM, hingga Agen BRILink. Selain itu juga ada layanan e-banking BRI seperti BRImo, mobile banking, internet banking yang tetap tersedia untuk melayani kebutuhan perbankan masyarakat.
Berita Terkait
-
BRI Jamin Keamanan Simpanan Nasabah dan Ganti Kerugian Korban Skimming
-
BRI Konsisten Terapkan Konsep 3P Demi Keberlanjutan
-
Kurangi Dampak Negatif Perubahan Iklim, BRI Lakukan Ini
-
Kinerja Berbasis ESG, BRI Raih Berbagai Penghargaan di Sepanjang 2020
-
Dorong Pemulihan Ekonomi dari Segmen UMKM, Ini Inisiatif BRI
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Disinggung MSCI, 38 Saham RI Melanggar Aturan Free Float
-
BEI Gembok 38 Emiten yang Belum Penuhi Free Float, Ini Daftarnya
-
Pasar Saham RI Dibanjiri ARB Emiten Konglomerat
-
WNI Bisa Tenang, Harga Emas Lokal Stabil saat Emas Dunia Terkoreksi Parah
-
Optimisme Menkeu Terbentur Realita, IHSG Hari Ini Malah Terjungkal
-
Pemerintah Mau Tambah 111 Unit Rumah Huntara di Tamiang Hulu
-
Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi
-
IHSG Langsung Jatuh di Pembukaan Senin Setelah Dihantam Kabar Pejabat OJK Mundur
-
BEI Pasrah Bareskrim Telusuri Praktik Goreng Saham
-
Danantara Berpeluang Genggam Paling Banyak 30% Saham BEI