Suara.com - Harga emas melorot pada perdagangan akhir pekan lalu. Di sisi lain harga palladium memperpanjang reli ke level tertingginya sepanjang masa dalam jangka pendek ke level 3000 dolar AS.
Lonjakan harga palladium terjadi di tengah kekhawatiran pasokan dan spekulasi naiknya demand. Sedangkan tekanan terhadap emas seiring rilis data ekonomi AS yang kuat.
Mengutip CNBC, Senin (26/4/2021) harga emas di pasar spot turun 0,4 persen ke harga 1.777,24 dolar AS per ons, menanggalkan penguatan di awal sesi yang didorong oleh pelemahan AS serta imbal hasil obligasi AS.
Sedangkan emas di pasar berjangka turun 0,2 persen ke level 1.777,8 dolar AS per ons.
Sementara palladium sempat mencapai rekor tertinggi di harga 2.925,14 dolar AS per ons dan bersiap untuk kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Harga Palladium akhirnya naik 0,4 persen menjadi 2.849,18 dolar AS per ons.
Banyak analis memperkirakan pergerakan lebih lanjut palladium menuju 3.000 dolar AS karena produsen mobil meningkatkan pembelian logam, memperburuk kekurangan pasokan.
Baik palladium maupun platina digunakan sebagai katalis pengurang emisi dalam mobil, tetapi palladium lebih banyak digunakan dalam mesin bensin.
Harga logam lainnya platinum naik 2 persen menjadi 1.226.93 dolar AS per ons dan menuju minggu terbaiknya dalam enam minggu. Perak turun 0,6 persen menjadi 26,02 dolar AS per ons.
Baca Juga: Turun Rp 5.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 935.000 per Gram
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
-
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk
-
Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi
-
BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026
-
Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia
-
IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya