Suara.com - Minyak mengurangi kerugian pada perdagangan hari Senin, setelah OPEC dan sekutunya mengindikasikan sedang mencermati lonjakan kasus Covid-19 di India.
Mengutip CNBC, Selasa (27/4/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melemah 46 sen atau 0,7 persen menjadi 65,65 dolar AS per barel, setelah diperdagangkan serendahnya 64,57 dolar AS per barel.
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), berkurang 23 sen, atau 0,4 persen, menjadi 61,91 dolar AS per barel, setelah menyentuh sesi terendah 60,66 dolar AS per barel.
"Pasar sedang waspada, kembali dari kekhawatiran permintaan India di tengah laporan bahwa komite teknikal OPEC mengakui potensi ancaman permintaan dari situasi di India," kata Phil Flynn analis Price Futures Group di Chicago.
Komite teknikal bersama (JTC) OPEC Plus mempertahankan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini, tetapi khawatir tentang lonjakan kasus Covid-19 di India dan tempat lain.
Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya yang dipimpin Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, akan membahas kebijakan produksi pada pertemuan pekan ini.
Kelompok tersebut sepakat pada pertemuan awal April untuk mengurangi pembatasan produksi sebesar 350.000 barel per hari (bph) pada Mei, 350.000 bph lagi di Juni dan lebih lanjut 400.000 bph pada Juli.
Kedua tolok ukur minyak merosot sekitar 1 persen minggu lalu karena infeksi Covid-19 India mulai mencapai rekor tertinggi.
India memerintahkan angkatan bersenjatanya untuk membantu mengatasi lonjakan infeksi virus korona yang memukul rumah sakit, ketika sejumlah negara termasuk Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat berjanji untuk mengirim bantuan medis segera.
Baca Juga: Balitbangkes Telusuri Mutasi Virus yang Berpotensi Dibawa Pendatang India
Lembaga konsultan FGE memperkirakan permintaan bensin di India turun 100.000 bph pada bulan ini dan lebih dari 170.000 bph di Mei. Total penjualan bensin India mencapai hampir 747.000 bph pada Maret.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel