Suara.com - Jaringan Anjungan Tunai Mandiri yang disiapkan oleh Himbara semakin tangguh dan dapat diandalkan. Pasalnya, jumlah ATM milik empat bank plat merah tersebut mencapai lebih dari 45.000 unit di seluruh Indonesia. Dan bisa gratis lho!
Corporate Secretary BNI, Mucharom mengatakan, nasabah Himbara dapat bertransaksi dengan Kartu Debit masing-masing melalui 45.000 jaringan mesin ATM Himbara atau ATM Link yang tersebar di seluruh Indonesia secara gratis.
"Sebagai contoh saya pegang Kartu Debit BNI, kemudian saya cek saldo dan tarik tunai, bahkan transfer sesama BNI di ATM BNI atau ATM Link yang berlogo BNI itu tidak dipungut biaya sedikitpun atau gratis. Tapi kalau nasabah BNI transaksi di ATM Link dengan logo selain BNI akan ada pengenaan biaya", tegas Arom.
Beralih ke Mobile Banking
Himbara juga mendukung protokol kesehatan dengan mengarahkan nasabah agar lebih sering memanfaatkan mobile banking untuk bertransaksi. Sehingga nasabah tidak harus keluar rumah seperti ke ATM atau kantor cabang untuk melakukan transaksi perbankan.
"Ada nasabah BNI yang sehari mengecek saldo sampai 5 kali bahkan 10 kali sehari di ATM Link dengan logo selain BNI. Itu bikin antrian, membuat nasabah lain tidak nyaman apalagi di tengah pandemi ini, dan tentu saja rentan terpapar virus dalam perjalanan," tambah Mucharom.
Mulai Juni 2021, cek saldo dan tarik tunai di ATM Link logo bank lain akan dikenakan biaya. Nominal biaya Rp2.500 untuk pengecekan saldo dan Rp4.000 untuk tarik tunai. Himbara berharap Nasabah dapat beralih menggunakan Mobile Banking untuk transaksi perbankan karena lebih hemat, cepat dan dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.
Himbara akan terus memberikan pelayanan terbaik dan menetapkan tarif yang menarik sehingga tetap kompetitif di industri perbankan dan meraih kepercayaan nasabah dalam jangka panjang.
"Kalau bank lain lebih mahal, saya pikir nasabah akan tetap loyal di Himbara. Sebagai informasi biaya transaksi di ATM Himbara atau ATM Link masih lebih rendah dari pada biaya transaksi di ATM non Link. Untuk cek saldo di jaringan non Link sebesar Rp 4.000, sedangkan tarik tunai Rp 7.500,- dan transfer Rp 6.500" kata Arom sapaan akrabnya.
Baca Juga: Ciri-ciri ATM Link yang Mulai 1 Juni 2021 Kena Biaya Transaksi
Mobile Banking milik Himbara memiliki kapabilitas fitur yang beragam untuk melayani transaksi perbankan tanpa harus ke kantor cabang bank. Inovasi juga terus dihadirkan pada masing-masing mobile banking dalam memenuhi kebutuhan transaksi nasabah. Di Aplikasi Mobile Banking Himbara, nasabah dapat menggunakan layanan transaksi tanpa dikenakan biaya alias gratis.
Apa saja transaksinya?Cek saldo; transfer sesama bank; bayar kartu kredit sesama bank; membayar Infaq, Qurban, Wakaf, Zakat; bayar iuran BPJS; pencairan deposito; Top up reksadana; btayar pajak; bayar biaya pendidikan; hingga top up saldo LinkAja.
Himbara juga terus berupaya mendorong masyarakat untuk bertransaksi cashless, salah satunya dengan menghadirkan fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang disematkan pada Mobile Banking Himbara. Saat ini belum semua Mobile Banking Himbara memiliki fitur QRIS, namun secara perlahan masing-masing Himbara dalam proses pengembangan fitur QRIS ini pada Mobile Banking-nya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?
-
Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
-
Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain
-
Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah
-
Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru