Suara.com - BNI Corporate University atau BNI CorpU meraih penghargaan GOLD pada kategori Baranding & Durability dalam ajang Global Council of Corporate University (GCCU) Award 2021.
Dewan juri menilai, BNI CorpU mampu menunjukkan keterlibatan yang sangat tinggi dalam mendukung Corporate Culture dan pengembangan competency, skill, dan attitude dalam mendukung bisnis perusahaan.
BNI CorpU juga layak dipandang sebagai masterpiece dari branding Corporate University, karena memiliki fasilitas pembelajaran digital yang memadai seperti Artificial Intellegence LeVA (Learner’s Virtual Assistance), Learning Game, Podcast juga Webinar Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV melalui saluran YouTube. Selain itu, branding logo BNI CorpU juga dinilai sangat menarik oleh Tim Juri Internasional karena mengusung moto Learn, Grow, Lead.
"Salah satu poin plus kategori ini adalah agility dalam pandemi Covid-19, di mana selama krisis kesehatan tersebut, BNI CorpU mengintensifkan pembelajaran digital, dengan mengembangkan Zoominars Covid-19 dan Program Learning from Home. Pada kategori Best Corporate University - Branding & Durability, BNI berhasil menyisihkan pesaing dari DAU (USA) dan Rosatom Tech (Russia),” ujar Direktur Human Capital dan Kepatuhan BN, Bob Tyasika Ananta di Jakarta, pada Selasa (11/5/2021).
BNI CorpU baru sekali ini mengikuti GCCU Award tersebut, dan langsung mendapatkan pengakuan terbaik pada kategori Best Corporate University – Branding & Durability. Penghargaan Gold dari GCCU ini melengkapi prestasi BNI CorpU di kancah internasional.
Sebelumnya, pada tahun 2019, BNI CorpU juga meraih akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari EFMD (European Foundation for Management Development) sebagai bank pertama di Asia yang mendapatkan akreditasi ini.
Global CCU merupakan sebuah organisasi yang didirikan tahun 2005 dengan tujuan untuk menghubungkan jaringan global, yakni para profesional di bidang corporate university, serta membantu anggotanya saling belajar dari pengalaman dan best practice masing-masing. GCCU Awards merupakan event dua tahunan sebagai pengakuan Corporate University terbaik di skala global yang menciptakan nilai strategis untuk People, Business, dan Society.
“Kami berharap, penghargaan ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan dan kredibilitas BNI CorpU untuk dapat memberikan layanan terbaik bagi pemangku kepentingan di internal BNI maupun pihak eksternal, khususnya kepada sesama BUMN, sehingga sinergi BUMN semakin baik untuk berkontribusi dalam peningkatan Human Capital,” ujar Bob.
Keikutsertaan BNI CorpU dalam ajang GCCU Award ini bertujuan untuk membuka peluang saling berbagi dan belajar antar CorpU seluruh dunia secara langsung. Ajang ini memungkinkan adanya interaksi antar Chief Learning Officers, Pengelola Sumber Daya Manusia, dan VP Executives, melalui platform inovatif. Selain itu, GCCU Award merupakan pengakuan Corporate University terbaik di skala global yang menciptakan nilai strategis.
Baca Juga: Petani Mitra Binaan IPB Kini Tersentuh KUR BNI
Keikutsertaan BNI CorpU ini juga sebagai upaya untuk melakukan self assessment dibandingkan standard best practice CorpU dunia, mengetahui positioning diantara corporate university yang lain, sebagai dasar untuk melakukan improvement terhadap proses bisnis dan output. Langkah ini juga dilakukan dalam rangka melakukan benchmarking best practice Corporate University secara global.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN
-
Tambang Emas Martabe Diserahkan ke Perminas? Ini Penjelasan Bahlil
-
Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak
-
IHSG Trading Halt Lagi, BEI Bekukan Sementara Pasar Modal
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun, Cabai hingga Bawang Merah Terkoreksi Jelang Akhir Januari 2026
-
Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788
-
Setelah MSCI, Goldman Sachs Perburuk Kondisi Pasar Modal RI
-
Danantara Incar Laba BUMN Rp 350 Triliun di 2026
-
Ekonomi Indonesia Bakal Meroket, Bos BI Minta Pengusaha Berhenti Wait and See
-
IHSG Masih Nyaman Turun di Kamis Pagi, Balik ke Level 7.800