Suara.com - Di zaman serba digital saat ini, mencari penghasilan tambahan lewat internet bukan hal yang mustahil. Terlebih lagi hampir semua industri sudah go digital sehingga memberikan banyak ruang bagi siapa saja untuk menghasilkan uang secara online. Salah satu yang terus meningkat trennya saat ini adalah affiliate marketing.
Affiliate marketing merupakan kerja sama antara individu dengan pemilik usaha/brand dimana individu akan mendapatkan link afiliasi dan bisa membagikan lnk tersebut ke semua platform yang dia miliki dan mendapat komisi tertentu jika ada produk terjual dari link tersebut.
Bentuk affiliate marketing saat ini ada banyak macamnya. Mulai dari video unboxing produk tertentu, menjadi sponsor untuk konten tertentu, memberikan tutorial cara menggunakan sebuah produk hingga membuat konten kreatif yang berhubungan dengan produk yang dipromosikan. Bisa dalam bentuk video singkat lewat TikTok atau Instagram, maupun tulisan blog menarik dengan menyisipkan link afiliasi produk pada tulisan tersebut.
Semakin ke sini, affiliate marketing sudah menjadi bisnis yang menjanjikan bagi pemilik brand dan juga influencer. Brand mendapatkan eksposur ke target market yang sudah segmented dan bisa dikonversi pada peningkatan jumlah penjualan, sedangkan influencer dapat menghasilkan pendapatan yang lumayan jika berhasil mempengaruhi pengikut setianya untuk membeli produk lewat link yang dia bagikan.
Semakin populernya affiliate marketing di kalangan pemilik blog maupun influencer juga dibarengi dengan semakin mudahnya mengikuti program afiliasi dari brand maupun e-commerce. Involve Asia contohnya.
Platform pemasaran yang jadi penghubung antara brand dan e-commerce dengan online publisher (media online/blog) dan influencer ini membuka kesempatan bagi siapa saja bergabung. Afiliasi E-commerce Involve Asia ini tidak eksklusif hanya untuk influencer besar yang punya followers jutaan, namun influencer mikro pun dapat bergabung. Pemilik blog dengan traffic tinggi juga dapat mengikuti affiliate marketing ini.
Publisher yang sudah bergabung akan terhubung dengan 400 e-commerce dan brand populer yang menyediakan link afiliasi untuk dibagikan lewat postingan sosial media, video YouTube atau Tiktok dan juga tulisan blog.
Tergantung bagaimana strategi influencer ‘menjual’ link mereka, potensi pendapatan yang bisa didapatkan lumayan menggiurkan, sekitar $500 - $2.500 (Rp 7jt – 35 juta) per bulannya.
Potensi bisnis afiliasi yang saling menguntungkan antara brand dan juga influencer menjadi salah satu kunci keberhasilan dan kepopuleran program yang satu ini. Dengan berubahnya kebiasaan masyarakat menjadi cenderung serba online selama pandemi ini berlangsung, potensi menjangkau lebih banyak calon pembeli pun semakin besar dengan program ini.
Baca Juga: Ingin Kuliah di Bidang Fashion? Intip 5 Jurusan Ini!
Tak heran jika keberlangsungan affiliate marketing diprediksi masih akan terus meningkat di masa depan dengan variasi konten yang beragam dan sesuai tren yang sedang ramai.
Jadi untuk brand bisa mulai memikirkan untuk bergabung sebagai advertiser dan influencer bisa bergabung di Involve Asia untuk memonetisasi blog atau menghasilkan uang dari media sosial yang dimiliki.
Berita Terkait
-
Modal Foto Bokong, Eks Marketing Banting Setir jadi Selebgram saat Pandemi
-
Arief Muhammad Bikin Lagu "Sayang", Netizen: S3 Marketing!
-
Kisah di Balik Cokelat untuk Valentine, Ternyata Awalnya Strategi Marketing
-
Marketing Diduga Gelapkan Uang Perusahaan, Alasannya Buat Modal Usaha Istri
-
S3 Marketing! Tulisan di Iklan Makaroni Ini Nyaris Bikin Pembeli Emosi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS