Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal kembali menyediakan kapal untuk isolasi terpusat dan terapung (isoter) bagi pasien Covid-19. Setelah di Makassar, kali ini kapal isoter akan tersedia di Lampung dan Bangka Belitung (Babel).
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Agus Purnomo menerangankan, saat ini Kemenhub dengan PT Pelni (Persero) telah mempersiapkan penempatan kapal isoter di lima wilayah, yakni di Bitung, Minahasa Utara, Medan, Sorong, dan Jayapura.
"Di Lampung sedang disiapkan terus dalam waktu dekat lagi tambah akan ada di Babel," kata Agus dalam sebuah Webinar, Kamis (19/8/2021).
Mantan Bos PT INKA ini menuturkan, kapal-kapal yang digunakan untuk isoter merapakan kapal-kapal milik Pelni yang masuk dalam program subsidi dari pemerintah.
Agus melanjutkan, kapal-kapal yang dijadikan isoter adalah armada yang tidak dioperasikan sementara waktu.
"PPKM level 3 dan 4 orang masih belum bisa bergerak sehingga kapal Pelni, kapal-kapal yang disubsidi ini, ada port stay kemudian diinisiasi oleh Pak Walikota Makassar awalnya," jelas Agus.
Agus menambahkan, Kemenhub juga tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan kapal-kapal perintis untuk dijadikan kapal isoter.
"Nanti juga mungkin kalau ada daerah yang tidak terlalu besar kebutuhannya disiapkan kapal-kapal perintis yang juga port stay untuk mendukung isolasi terpusat terapung," tutur Agus.
Sebelumnya pertengahan bulan Juli lalu Menhub sudah membantu satu unit kapal ke Makassar yakni KM Umsini, sehingga seluruhnya berjumlah lima kapal, kata Kepala PT Pelni Jayapura Whendy Imkotta kepada Antara, di Jayapura.
Baca Juga: Hari Ini, Positif Covid-19 RI Tambah 22.053 Orang, Angka Kematian Tembus 1.492 Jiwa
Dijelaskannya, untuk KM Tidar dijadwalkan tiba di pelabuhan Jayapura Sabtu (14/8), mendatang dan setibanya akan langsung dibenahi sebelum digunakan sebagai tempat isolasi terpusat bagi pasien COVID-19.
Kemungkinan pekan depan baru dioperasionalkan secara penuh setelah berbagai persiapan selesai dilakukan.
Belum dipastikan berapa lama kapal tersebut digunakan sebagai tempat isolasi terpusat COVID-19, kata Imkotta. Kapal tersebut nantinya berada di perairan Jayapura.
Lima kapal Pelni yang dijadikan tempat isolasi terpusat adalah KM Tatamailau di Bitung, KM Sirimau di Sorong, KM Bukit Raya di Medan, KM Tidar di Jayapura dan KM Umsini di Makassar.
Berita Terkait
-
Kerahkan 50 Pekerja, KM Lawit Siap Tampung Pasien COVID-19 di Lampung
-
Senam Semangat, Cara Pasien Covid-19 RSUP M Djamil Padang Rayakan Kemerdekaan RI
-
Hari Ini, Positif Covid-19 RI Tambah 22.053 Orang, Angka Kematian Tembus 1.492 Jiwa
-
Pemerintah Didesak untuk Menjamin Semua Pembiayaan Pasien Covid-19
-
Terus Berkurang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.346 Orang Pasien Covid-19
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban