Suara.com - PT. Pan Brothers Tbk. mengalokasikan 5 juta dolar AS atau Rp72 miliar (Rp14.400) pada tahun ini untuk belanja modal. Emiten berkode saham PBRX itu mengalokasikan anggaran belanja modal yang hampir sama dengan tahun lalu.
Manajemen PBRX menyatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk kebutuhan perawatan atau maintenance.
“Sepanjang tahun 2020 dan 2021, PBRX mengkonsentrasikan diri menambah kapasitas melalui otomatisasi, digitalilasi dan upskilling seluruh lini personal yang ada,” kata Direktur PBRX Fitri Ratnasari Hartono usai Rapat Umum Pemegang Saham di Jakarta, Jumat (20/8/2021).
Sepanjang kuartal I 2021, perseroan berhasil meningkatkan penjualan sebesar 4 persen menjadi 126,2 juta dolar AS dibandingkan dengan kuartal I 2020.
Meski tengah digugat terkait utang dan menghadapi tantangan yang disebabkan oleh pandemi dan pengurangan trade line yang signifikan, manajemen mengklaim kegiatan operasional tetap berjalan.
PBRX memiliki kapasitas terpasang untuk garment sebesar 117 juta buah per tahun. Adapun manajemen telah meminta izin kepada pemegang saham untuk menambah lini bisnis. Perseroan akan merambah lini bisnis produksi alat pelindung diri seperti masker dan hazmat.
Selain itu dalam RUPS para pemegang saham juga menyepakati untuk mengangkat Benny Soetrisno sebagai komisaris utama perseroan yang baru.
Susunan Dewan Komisaris PBRX menjadi:
1. Benny Soetrisno sebagai Komisaris Utama yang juga Komisaris Independen;
2. Supandi Widi Siswanto sebagai Wakil Komisaris Utama, Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit,
3. Dhanny Cahyadi sebagai Komisaris.
Baca Juga: Maybank Pailitkan Pan Brothers, Ini Tanggapan Menohok dari Ketum Apindo
Susunan Direksi PBRX:
1. Ludijanto Setijo sebagai Direktur Utama;
2. Anne Patricia Sutanto sebagai Wakil Direktur Utama;
3. Fitri Ratnasari Hartono sebagai Direktur;
4. Jean Pierre Seveke sebagai Direktur.
Berita Terkait
-
Badai di Industri Tekstil! Raksasa Emiten Pan Brothers Keluar dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia
-
Emiten Tekstil Pan Brothers Selamat dari Jeratan Pailit! PKPU Diperpanjang Sementara
-
Pan Brothers Ikuti Jejak Sritex? Putusan Pailit Ditentukan Besok
-
Emiten Tekstil PBRX Incar Peningkatan Penjualan 10 Persen
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara