Suara.com - PT Sompo Insurance Indonesia (Asuransi Sompo) mendukung pemerintah dalam penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi COVID-19 melalui program keringanan asuransi kesehatan untuk karyawan UMKM.
Chief Sales Officer PT Sompo Insurance Indonesia, Yolanda Widjaja mengungkapkan Asuransi Sompo sangat memahami sektor UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia yang sangat terdampak oleh pandemi.
Sebanyak 64,2 juta atau 99 persen dari seluruh UMKM yang beroperasi di Indonesia terdampak pandemi. Padahal realisasi potensi UMKM tidak terlepas dari produktifitas para karyawannya.
"Asuransi Sompo turut berempati terhadap para pelaku UMKM yang terdampak pandemi. Kami berkomitmen untuk terus mendukung bertumbuhnya ekonomi Indonesia, salah satunya melalui program perlindungan terhadap kesehatan tenaga kerja di sektor UMKM," kata Yolanda dalam keterangannya, Rabu (25/8/2021).
Asuransi Sompo, lanjutnya, memberikan bantuan dan kemudahan bagi pemilik UMKM dalam melindungi kesehatan karyawannya di masa-masa yang tidak bisa diprediksi saat ini agar dapat memaksimalkan potensinya untuk bertahan di tengah pandemi.
Dalam rangka HUT Indonesia ke-76, Asuransi Sompo memberikan keringanan sebesar 30 persen untuk pembayaran premi asuransi kesehatan. Program khusus UMKM ini digulirkan sejak 17 Agustus 2021 dan telah mendapat sambutan positif dan antusias dari para pemilik UMKM.
Asuransi Sompo telah dipercaya untuk melindungi perusahaan dalam berbagai skala di seluruh Indonesia, termasuk UMKM. Bidang usaha yang menjadi nasabah Asuransi Sompo cukup beragam, mulai dari konsultan, yayasan, jasa transportasi, perdagangan kecil, konstruksi dan usaha kecil lainnya.
“Bagi kami, asuransi kesehatan karyawan dari Sompo Insurance sangat meringankan beban kami dalam situasi yang sulit karena pandemi. Proses klaim juga terhitung cepat sehingga ketika ada karyawan yang sakit, mereka tidak khawatir lagi saat akan berobat," kata Edi Sudiar, HRD salah satu perusahaan di DKI Jakarta.
Program keringanan asuransi kesehatan ini berupa potongan premi untuk semua pemilik UMKM yang memiliki 3-20 karyawan. Dengan premi sejumlah Rp 80 ribuan per peserta per bulan, pegawai UMKM bisa mendapatkan jaminan rawat inap dengan kelas kamar antara Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta.
Baca Juga: Aturan PPKM Baru Mulai Diberlakukan, Pelaku Usaha Kuliner Batam Mulai Berbenah
Terdapat opsi jaminan rawat jalan dengan limit Rp 1 juta hingga Rp 11 juta hanya dengan tambahan premi mulai dari Rp 40 ribuan per peserta per bulan.
Asuransi kesehatan untuk karyawan dari Sompo telah menjangkau UMKM di wilayah Jabodetabek, Yogyakarta, Surabaya hingga Bali.
Didukung dengan pelayanan yang cepat dan mudah untuk nasabah, serta solusi komprehensif untuk para pemilik usaha, memungkinkan Asuransi Sompo memenuhi kebutuhan pribadi dan bisnis nasabahnya di berbagai skala.
Melalui berbagai program, Asuransi Sompo terus meneguhkan komitmen untuk membantu UMKM Indonesia.
Untuk diketahui, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi, Pemerintah memulai dari dukungan kepada sektor UMKM sebab sektor ini berkontribusi 61 persen bagi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Yolanda mengatakan program ini merupakan perwujudan dari filosofi bisnis Asuransi Sompo, yakni Tujuh Prinsip Bushido meliputi Keadilan, Keberanian, Kebijaksanaan, Sopan Santun, Kejujuran, Rasa Hormat, dan Kesetiaan.
Dalam Prinsip Bushido, di dalam situasi yang kritis, sebuah perusahaan memiliki tanggung jawab melindungi dan membantu komunitas terdampak. Karena komunitaslah yang membantu sebuah bisnis atau perusahaan menjadi sukses.
"Dengan adanya jaminan kesehatan, kami berharap pemilik usaha dan karyawan lebih tenang dalam bekerja sehingga produktifitas kerja meningkat," kata Yolanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya
-
Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA
-
IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras
-
Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah
-
Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto
-
IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound
-
Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik
-
Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani
-
Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!