Septiaji Eko Nugroho menambahkan jika setiap informasi yang kita dapatkan di ruang digital perlu adanya kewaspadaan dan harus skeptis. Bukan menjadi paranoid, tetapi lebih ke arah hati-hati dan cermat.
“Ada 3 step yang dapat dilakukan, yang pertama adalah cek sumbernya dan sebisa mungkin carilah sumber yang memiliki keterangan jelas. Lalu mulailah berpikir kritis, berikan ruang skeptis terhadap informasi yang kita dapatkan di media digital kita. Yang ketiga adalah harus selalu rajin mencari klarifikasi dan faktanya, telitilah sebelum berbagi,” ungkap Septiaji.
Sementara itu Abdul Mukti selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran Kemdikbud Ristekdikti juga menambahkan bahwa sebagai pendidik juga perlu teliti dalam mencari bahan, khususnya ketika mencari di online.
Misalnya, apakah sumber referensi tersebut memiliki otoritas, apakah sumber tersebut dapat diandalkan, jurnal ilmiahnya telah terakreditasi dan lain sebagainya.
“Contohnya jika anda membaca sejarah namun ditulis oleh orang yang belum jelas, sebaiknya tidak perlu digunakan dan dihindari saja, lebih baik cari referensi lain yang lebih terkenal,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia