Pembicara webinar lainnya, Semuel Linggi Topayung, Ketua LPPN, mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini sudah menunjukkan tren yang baik.
Namun, pemerintah belum bisa lepas dari tekanan baik internal maupun eksternal hingga 2022. Oleh sebab itu, menurut Semuel, pentingnya kolaborasi seluruh stakeholders untuk menjamin kemerdekaan dari krisis ekonomi.
Sedangkan, Billy Gracia Mambrasar, Staf Khusus Presiden, mengatakan salah satu solusi untuk mengatasi krisis ekonomi Indonesia saat ini adalah dengan mendukung program pemerintah pada sektor pengembangan SDM, serta pengembangan pendidikan dan kesehatan.
Ia mengatakan ketiga sektor tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo, selain partisipasi seluruh masyarakat juga sangat penting dalam upaya mengatasi krisis ekonomi saat pandemi.
Sementara, Ismail Pakaya, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Politik dan Kebijakan Publik Kementerian Ketenagakerjaan, mengatakan saat ini pemerintah telah banyak melakukan strategi dalam upaya mengatasi krisis ekonomi saat pandemi.
Untuk membantu meringankan beban para pekerja, Kemenaker saat ini mengusulkan program bantuan subsidi upah (BSU) dan program tenaga kerja mandiri (TKM) yang akan dipantau secara langsung oleh Kemenaker.
"Diharapkan pelaksanaan program ini dapat berfungsi sebagai jaring pengaman sosial bagi tenaga kerja sesuai dengan tugas dan fungsi pembangunan bidang ketenagakerjaan." kata Ismail.
Berita Terkait
-
Terbukti Korupsi Bansos Covid-19, Eks Anak Buah Juliari Divonis 7 Tahun Penjara
-
Angka Keterisian Tempat Tidur Ruang Isolasi Covid-19 Nasional Turun Hingga 25,04 Persen
-
Sumut Gelar Vaksinasi Covid-19 Khusus untuk Ibu Hamil
-
36.200 Jiwa di Indonesia Meninggal Akibat Covid-19 Selama Agustus, Jateng Paling Banyak
-
Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di Tol Jagorawi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa
-
Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!
-
Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi
-
Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok