Suara.com - Kemajuan teknologi membuat layanan perbankan makin mudah diakses oleh masyarakat. Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai salah satu institusi BUMN juga tidak ketinggalan dengan beradaptasi dengan layanan membuka rekening secara online tanpa perlu keluar rumah.
Cara membuat rekening BRI online sangat mudah. Berikut sembilan langkah cara buka rekening BRI online seperti dilansir dari bri.co.id.
1. Buka laman bukarekening.bri.co.id klik Buka Rekening
2. Siapkan dokumen, yakni KTP, NPWP (opsional), dan data diri yang harus diisikan di kolom pendaftaran
3. Pilih jenis tabungan sesuai dengan kebutuhan. BRI menyediakan berbagai jenis tabungan seperti Britama, Tabungan Haji, dan Simpedes TKI.
4. Verifikasi diri dengan melakukan video recording untuk verifikasi diri.
5. Aktifkan rekening baru dengan melakukan setoran awal. Besaran setoran awal sesuai dengan jenis tabungan yang dipilih.
6. Buat akun Brimo atau internet banking BRI untuk bisa melakukan berbagai aktivitas perbankan.
7. Pilih kantor cabang BRI yang diinginkan untuk pengelolaan rekening Unggah foto data diri sesuai dengan ketentuan.
Baca Juga: Jaga Kinerja Positif, Dirut BRI Terpilih sebagai Best CEO
8. Lakukan aktivasi akun dan Anda sudah bisa menikmati layanan perbankan BRI.
Proses buka rekening BRI online ini terbilang cukup singkat. Calon nasabah hanya memerlukan waktu lima menit untuk membereskan semua prosesnya.
BRI pun menjamin keamanan transaksi bagi pengguna rekening online. Termasuk keamanan digital di dalamnya.
Pasalnya data pribadi bakal disimpan melalui sistem komputer yang terkoneksi langsung dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di setiap daerah serta Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri).
BRI menambahkan proses pembukaan rekening secara online ini anti pemalsuan data karena proses verifikasi yang akan dilakukan secara berlapis. Proses tersebut akan menggunakan face recognition atau rekam wajah yang didukung oleh Peruri.
Di samping untuk kebutuhan pribadi, BRI juga menyediakan layanan UMKM bagi para nasabah. BRI menjadi penyalur kredit usaha rakyat (KUR) yang merupakan program pinjaman dari pemerintah kepada UMKM. KUR memiliki skema bunga yang sangat terjangkau.
Berita Terkait
-
Catatkan Sejarah UMKM Indonesia, BRI Resmi Menjadi Induk Holding BUMN Ultra Mikro
-
Daftar 7 Data untuk Buka Rekening Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Transfer BLT
-
Pekan Kedua BRI Liga 1, Ini Link Streaming PSIS Semarang Menghadapi Persija Jakarta
-
Dua Gol Pemain Asal Palestina Bawa Persib Bandung Taklukkan Persita 2-1
-
Dorong Penjualan Produk Klaster Usaha Binaan, BRI Dukung Pemberdayaan UMKM
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?