Suara.com - Salah satu pionir bank BUMN, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau bank BTN tengah mengincar potensi pembiayaan rumah atau kredit pemilikan rumah (KPR) di wilayah Sumatera Utara yang dianggap tinggi. Bahkan pertumbuhan KPR Subsidi Bank BTN di Pulau Sumatera tercatat yang tertinggi di Indonesia.
“Potensi Sumatera Utara luar biasa besar. Sumatera Utara itu bisa dibilang paling besar di Sumatera walaupun memang Sumatera sendiri sekarang nomor tiga setelah Jabotabek dan Jawa Timur,” jelas Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu, Kamis (16/9/2021) kemarin.
Ia menambahkan, potensi ini didorong oleh banyaknya angka pernikahan baru. Untuk diketahui, pernikahan dalam negeri diperkirakan mencapai 1 juta pernikahan baru tahun ini.
Kemudian angka backlog perumahan juga masih tinggi sekitar 11 juta unit rumah. Baca Juga: Bidik KPR Nonsubsidi Tumbuh 7%, BTN Hadirkan Bunga 4,99% di KPR EAZY
“Jadi pekerjaan pembiayaan rumah ini tidak akan pernah berhenti. Makanya potensi pembiayaan rumah di Indonesia masih tinggi termasuk di Sumatera Utara,” katanya, dikutip dari Warta Ekonomi.
Lebih jauh, guna memaksimalkan potensi pembiayaan rumah di Sumatera Utara, saat ini Bank BTN juga menjalin kerjasama dengan beberapa pengembang termasuk Perumnas dalam membangun perumahan baik subsidi maupun komersial.
Sedangkan untuk di Kota Medan, rumah yang banyak dibangun adalah high rise building, hal ini dikarenakan harga lahannya yang sudah mahal.
“Kami juga sedang mencari tempat yang tersambung dengan sarana transportasi. Agar kaum milenial bisa mencicil apartemen dengan harga terjangkau dan pengeluarannya juga lebih irit karena tersambung dengan transportasi,” pungkasnya.
Baca Juga: Apes Banget! 8 Potret Makeup Pengantin Gagal Ini Bikin Ngakak Sekaligus Kasihan
Berita Terkait
-
BTN Bidik Pembiayaan Perumahan MBR di Sumut
-
3 Penyebab Seorang Istri Bisa Selingkuh, Buat Bahan Introspeksi!
-
Viral Pengantin Pria Lakukan Ini untuk Hormati Istri di Hari Pernikahan, Bikin Haru
-
Viral Pernikahan Bertema 9/11, Warganet Marah Ungkap Mempelai Tak Sensitif
-
Mengurus Pernikahan di Kota Surabaya Kian Mudah Lewat Tiga Aplikasi Ini
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC
-
Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar
-
Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
-
Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi
-
Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?
-
Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama
-
Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel
-
Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal