Suara.com - Potensi wisata yang kini tertutup akibat wabah COVID-19 mulai kembali digerakkan berkat dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat.
Salah satunya seperti yang terjadi pada Desa Balongan, Kabupaten Indramayu yang memiliki daya tarik wisata namun sempat membuat warga kehilangan pendapatan karena pandemi. Kini roda ekonomi mulai berputar dengan dorongan dari Pertamina.
Pada awal pekan ini, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan mengaku, pihaknya ingin fokus memperbaiki sarana dan prasarana untuk meningkatkan daya tarik wisatawan.
Pertamina tidak ingin membantu potensi wisata saja, namun juga mendorong kemandirian desa wisata itu melalui program "DERMAYU" atau Desa Wisata Pantai Tirta Ayu.
Eko menjelaskan, program ini tidak hanya membantu meningkatkan nilai ekonomi tapi juga melakukan penghijauan ekosistem pantai dan menumbuhkan kekuatan daya tarik desa melalui pembangunan infrastruktur dan pelatihan manajemen pariwisata.
Pantai Tirta Ayu yang berdekatan dengan wilayah operasional Pertamina Integrated Terminal Balongan kini menjadi salah satu destinasi wisata bagi masyarakat di Indramayu.
"Walaupun beberapa kali harus ditutup selama masa PPKM, Pantai Tirta Ayu bisa kedatangan 50 hingga 150 wisatawan di akhir pekan dan itu tentu bisa menggerakkan ekonomi warga sekitar," kata dia.
Program DERMAYU memang diakui sebagai salah satu keberhasilan Pertamina guna menyelaraskan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dengan kondisi pandemi yang memberi dampak siginifikan pada masyarakat sekitar.
Program "DERMAYU" berhasil meraih penghargaan Nusantara CSR Award 2021 kategori Pembangunan Desa Wisata, yang diselenggarakan oleh La Tofi School of CSR.
Baca Juga: Selama PTM di Semarang, Tujuh Guru dan Siswa di Empat SD Tertular Covid-19
Dalam ajang tahunan ini, PT Pertamina (Persero) turut memperoleh penghargaan Best of The Best CSR of The Year serta The Best CEO CSR of The Year.
"Melalui pemberdayaan berbasis 'community based tourism', kami berharap program DERMAYU dapat membuat masyarakat desa terus berdaya di tengah pandemi dan dapat menciptakan peluang ekonomi baru. Ke depan kami akan terus berkomitmen untuk mengembangkan program-program yang fokus pada pelestarian lingkungan dan pengembangan masyarakat, untuk turut membantu pemerintah mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals di wilayah Jawa Bagian Barat," kata dia.
Berita Terkait
-
Imbas PTM Terbatas: Sudah Ada 1.296 Klaster Sekolah, 11.615 Siswa Positif Covid-19
-
Balige Jadi Daerah Pertama di Toba Pasarkan Pertamax Turbo
-
Tegaskan Covid-19 di RI Terkendali, Satgas Wanti-wanti Potensi Gelombang Ketiga Pandemi
-
PPKM Pekanbaru Jadi Level 2, Ini Tanggapan Wali Kota Firdaus
-
Sempat Koma, Chandra Liow Bersyukur Bisa Nonton Film di Bioskop Lagi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar
-
Neraca Dagang RI Berbalik Tekor, Mendag: Harga Minyak Lagi Tinggi-tingginya!
-
Produksi Emas Freeport 2026 Masih Tertahan, Target Baru 21 Ton Meski Tambang Belum Mulai Pulih
-
Purbaya Janji Tak Naikkan Pajak Meski Ada Ancaman Shortfall Rp 46,9 Triliun
-
Ekonomi Global Masuk Fase 'New Normal' Krisis, Pemerintah Waspadai Ancaman ke Indonesia
-
Prospek Cerah MDKA, Sahamnya Bisa Tembus Rp3.100
-
Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026
-
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Pemerintah Sebut Jadi Sinyal Positif bagi Ekonomi
-
Investor Asing Kabur Lagi Rp501 Miliar di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran
-
Rupiah Bergejolak, Pemerintah Bakal Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal