Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2021 akan lebih rendah lagi dari proyeksi sebelumnya, peningkatan kasus Covid-19 pada bulan Juni hingga Agustus lalu menjadi biang keroknya.
Sebelumnya Sri Mulyani tampak percaya diri bahwa ekonomi pada kuartal III bisa tumbuh diangka 4 persen hingga 5,7 persen, tetapi karena peningkatan kasus Covid-19 lewat varian delta pemerintah kembali merevisi target tersebut menjadi 4 sampai 5 persen saja.
"Kuartal III proyeksi growth-nya meningkat menjadi 4 hingga 5 persen. Ini karena kita lihat dari indikator-indikator baik dari sisi konsumsi maupun sisi produksi menggambarkan cukup bertahannya ekonomi kita meskipun dihadapkan pada hantaman delta variant," kata Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita, Kamis (23/9/2021).
Dirinya memaparkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut terdiri dari konsumsi rumah tangga yang diprediksi tumbuh sebesar 2 persen hingga 2,4 persen, konsumsi pemerintahdiproyeksikan tumbuh -0,9 persen hingga 0,1 persen.
Kemudian ekspor diproyeksikan bakal tumbuh 20 hingaa 22,2l5 persen, impor diprediksi tumbuh 24 persen hingga 25,2 persen dan investasi yang diperkirakan tumbuh 4,9 persen hingga 5,4 persen secara tahunan.
Meski mengalami revisi pertumbuhan ekonomi, Sri mengklaim bahwa kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelumnya bahkan jika dibandingkan dengan negara lainnya.
Sementara pada kuartal IV nanti dirinya mengatakan bahwa kondisi ini ekonomi akan tumbuh jauh lebih baik lagi, mengingat hampir seluruh kegiatan ekonomi diperkirakan telah membaik dan kasus penularan Covid-19 bisa terus ditekan pemerintah.
“Di kuartal IV-nya akan lebih baik lagi, tentu dengan asumsi varian baru maupun cluster aktivitas pendidikan dan ekonomi masih bisa terkendali dengan baik. Sehingga tidak perlu menginjak rem lagi,” pungkasnya.
Baca Juga: Ini Penyakit Baru Setiap Negara yang Dikhawatirkan Sri Mulyani
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam