“Kita harap bahwa kerjasama yang sangat baik selama ini kita terus tingkatkan dan kita pelihara. Kami juga akan terus mendengar dari seluruh dunia usaha dan pemerintah daerah mengenai apa-apa yang memang perlu dan masih bisa dilakukan. Dan mari kita berkolaborasi agar kita bisa menggunakan semua instrumen ini menjadi semakin powerful dan bisa efektif memulihkan pariwisata di Indonesia,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sandiaga Uno sedikit menyindir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal anggaran kementeriannya yang dipangkas lebih dari 40 persen.
Hal tersebut dikatakan Sandi Uno dalam acara Rakornas Parekraf Tahun 2021 secara daring.
"Ini bukan MC profesional ya, Mbak Wamen. Ini sebetulnya asisten menteri saya yang dikaryakan sebagai MC karena kami ada pemotongan anggaran cukup fenomenal. Tapi sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, kita hemat sekali ini," kata Sandiaga Uno saat menyindir Sri Mulyani yang juga turut hadir secara daring tersebut.
Tak sampai disitu, candaan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini terus berlanjut ketika acara Rakornas Parekraf Tahun 2021 ini tiba-tiba terputus lantaran koneksi internetnya yang kurang begitu baik.
"Super hemat, saking hematnya sampai beberapa kali tadi gangguan teknis. Ini sudah dua kali kartu kuning kita berikan," celetuk Sandiaga.
Asal tahu saja akibat pandemi Covid-19 pada 2020 anggaran Kemenparekraf sebesar Rp3,26 triliun, jumlahnya berkurang hampir 40 persen dari pagu anggaran awal sebesar Rp5,36 triliun.
Sementara pagu anggaran Kemenparekraf pada 2021 tercatat meningkat dibandingkan tahun lalu, yakni menjadi Rp4,9 triliun. Namun, kembali terjadi pengurangan pagu anggaran hingga 22,7 persen pada 2022 menjadi Rp3,79 triliun.
Baca Juga: Anggaran Kemenparekraf Dipotong, Sandiaga Uno Sindir Sri Mulyani
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon
-
Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat
-
Purbaya Tetap Dampingi Anak Buah usai OTT KPK: Nanti Orang Kemenkeu Tak Mau Kerja
-
Pegadaian Pastikan Likuiditas Emas Aman Lewat Gadai dan Buyback
-
Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit
-
Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran