Selanjutnya, hal yang akan didorong APJII ke depan ialah penggunaan Indonesia Internet Exchange (IIX). Angga mengharapkan IIX bisa semakin berkembang lebih besar lagi. Saat ini infrastruktur IIX memang tersedia di Jakarta, tapi baal diperluas di daerah, terlebih APJII saat ini telah memiliki 13 kantor perwakilan daerah.
APJII juga memproyeksikan selama tiga tahun ke depan ada penambahan 5-6 kantor perwakilan daerah. Sekadar diketahui, APJII membangun IIX sejak Agustus 1997 sebagai upaya membentuk interkoneksi nasional antar ISP di Indonesia. Pelanggan suatu ISP dapat dengan mudah dan murah berkomunikasi dengan pelanggan ISP lainnya.
Jika tidak adanya interkoneksi nasional, kecepatan lalu lintas informasi akan bergantung pada intekoneksi internet di luar negeri; trafik luar negeri ini yang sepenuhnya tidak dapat dikendalikan oleh ISP lokal.
Musyawarah Nasional XI APJII di Jabodetabek selesai digelar selama tiga hari (27-29 September). Dalam Munas itu, Angga, begitu panggilan akrab, disahkan sebagai Ketum APJII untuk periode 2021-2024.
Selama kepengurusan ke depan, Angga didampingi Zulfadly Syam yang menjadi sekretaris jenderal dan Muri Kuswanto sebagai bendahara umum, termasuk ketua unit IDNIC-APJII, Adi Kusuma. Sejauh ini, Angga dkk belum mengumumkan susunan pengurus untuk tiap-tiap bidang.
Berbeda dengan asosiasi lain, program kerja APJII telah lebih dulu disusun oleh anggota.
Program telah disusun selama sembilan hari pada Juni lalu sebelum Munas digelar. Ketum bersama pengurus selanjutnya tinggal mengerjakan apa yang telah diamanatkan dalam agenda program kerja tersebut.
Ketua Organizing Committee (OC) Taufik M. Heriawan mengatakan secara umum acara Munas XI berjalan lancar. Jumlah peserta yang mengikuti hajatan besar tiga tahunan secara online sebanyak 754 perusahaan anggota APJII.
Sementara untuk peserta yang hadir secara fisik berjumlah 80 orang terdiri dari anggota Dewan Pengawas, Dewan Pengurus, panitia penyelenggara Munas, serta kandidat Dewan Pengawas dan Pengurus periode 2021-2024.
Baca Juga: Sederet Bansos Cair Oktober 2021 yang Telah Disiapkan Pemerintah
Jumlah peserta yang hadir secara daring maupun luring sudah memenuhi ketentuan dalam pelaksanaan Munas sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APJII.
“Pelaksanaan Munas XI APJII selama tiga hari berturut-turut berlangsung lancar dan mengikuti protokol kesehatan ketat untuk para peserta yang hadir. Mulai dari peserta yang datang harus sudah vaksin, kami juga menyiapkan test bebas Covid-19 di tempat acara, serta membatasi kehadiran secara fisik,” kata Taufik.
Pada acara Munas ini, berbagai agenda dibahas mulai dari laporan penanggung jawaban Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus periode 2018-2021, pengesahan program kerja tiga tahun mendatang, pemilihan Dewan Pengawas, Ketua Umum, Ketua Unit IDNIC, serta penetapan susunan Dewan Pengawas & Dewan Pengurus periode 2021-2024.
“Khusus untuk pemilihan Dewan Pengawas, Ketua Umum, Ketua Unit IDNIC dilakukan secara fisik. Kami menyiapkan empat tempat sebagai TPS yakni di Hotel Le Meridien, Sekretariat APJII, Wyndham Casablanca Hotel, dan Swiss Bell Hotel Serpong, Tangerang,” ungkap Valens Riyadi, Ketua Steering Committee (SC).
Di Munas tahun ini, terdapat 26 calon Dewan Pengawas, 6 kandidat Ketua Umum, dan 7 calon Ketua Unit IDNIC yang ikut dalam kontestasi. Setelah dilakukan pemilihan, disahkan dalam sidang susunan penetapan Dewan Pengawas, Ketua Umum, dan Ketua Unit IDNIC.
Dilanjutkan Valens, nantinya Dewan Pengurus APJII periode 2021-2024 akan melaksanakan program kerja yang telah disepakat di masing-masing bidang dan amanat Munas XI. Setelah Munas berakhir, Ketua Umum akan menyusun ketua-ketua bidang yang akan membantu pekerjaan selama tiga tahun mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Indonesia-Inggris Resmi Teken Kemitraan Strategis EGP di London
-
Pipa Gas TGI Meledak, ESDM Jamin Produksi Lapangan Migas Rokan Bisa Operasi Lusa
-
Jamkrindo Syariah Beberkan Strategi Bisnis di 2026
-
Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok
-
Akselerasi Ekonomi Digital: Inovasi dan Kolaborasi Jadi Kunci Pertumbuhan Inklusif Indonesia
-
Muara Sungai Jadi Kunci Pengendalian Banjir, Kementerian PU Turun Tangan
-
Bansos BPNT Tahap 1 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tahun Ini
-
Bos BI Tak Mau Ikut Campur Soal Pencalonan Deputi Gubernur BI
-
IHSG Longsor Gegara Aksi Ambil Untung, 556 Saham Kebakaran
-
BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936