Bisnis / Keuangan
Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:35 WIB
Ilustrasi Sakit (Pexels.com/Polina Tankilevitch)

Suara.com - Tidak bisa dipungkiri, saat ini biaya medis semakin tinggi, terlebih di tengah kondisi pandemi COVID-19. Anda perlu meminimalkan masalah biaya tak terduga selain biaya rawat inap saat menjalani opname adalah dengan memiliki asuransi kesehatan dengan layanan terbaik.
Dibutuhkan strategi keuangan yang memang berbeda apalagi kaitannya dengan persiapan biaya kesehatan.

Anda juga bisa melakukan beberapa trik berikut agar keuanganmu tidak sampai berantakan ketika risiko menghadapi biaya medis itu datang, dikutip dari Antara.

Dana Darurat

Usai pandemi COVID-19 mulai melanda di berbagai sudut dunia, banyak yang akhirnya sadar pentingnya memiliki tabungan ataupun aset yang mudah untuk dilikuidasi.

Mengingat kebutuhan hidup yang terus berjalan dan memaksa tetap melakukan pengeluaran untuk kebutuhan pokok, maka alokasi untuk dana darurat ini menjadi sesuatu yang kerap terlupakan ketika kondisi normal dan baru dirasakan urgensinya ketika menghadapi kondisi perekonomian seperti saat ini.

Terkait risiko atas kesehatan, apabila ternyata proteksi Anda kurang dan terpaksa harus mengalokasikannya dari tabungan pribadi, maka dari sinilah alokasi tersebut dapat diambil.

Sederhananya, anda wajib mengetahui pengeluaran. Untuk yang berkeluarga? Pada umumnya, besar dana darurat yang perlu dipersiapkan adalah 3-6 bulan pengeluaran.

Pilih Fitur Non-Tunai

Saat ini, sudah banyak perusahaan asuransi yang menyediakan sistem pembayaran klaim dengan metode nirtunai, dengan fasilitas ini, anda semakin mudah dalam bertransaksi hanya dengan menggunakan kartu ataupun aplikasi dari perusahaan asuransi.

Hal ini tentu menjadi poin plus agar Anda tidak perlu terbebani dengan pengeluaran tunai untuk kemudian mengajukan penggantian (reimburse) seperti pada metode tradisional yang ada.

Baca Juga: Kota Surabaya Menaikkan Honor Kader Kesehatan hingga Rp 400 ribu

Rencanakan Anggaran

Tidak kalah penting, anda wajib bisa mengatur keuangan pribadi, baik dengan gaji kecil maupun besar, adalah dengan membuat anggaran pengeluaran.

Membuat anggaran pengeluaran tidak perlu sulit, yang terpenting adalah Anda harus bisa menentukan prioritas pengeluaranmu terlebih dahulu.

Menentukan prioritas akan membantumu untuk mengalokasikan pendapatan dengan lebih mudah. Beberapa prioritas yang diutamakan antara lain biaya pengeluaran sehari-hari seperti tagihan bulanan dan keperluan belanja.

Kemudian, utamakan cicilan utang (jika punya), dan sisanya bisa Anda alokasikan untuk tabungan investasi, dana darurat, dana sosial, dan asuransi.

Load More