Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pra perdagangan hari ini dibuka menguat tipis ke level 6.462 jika dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin yang ditutup di level 6.459.
Melansir data RTI, Selasa (12/10/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka naik tipis 2,6 basis poin atau menguat 0,04 persen. Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG mencoba merangkak naik hingga level 6.468 dengan menguat 8,8 basis poin atau 0,14 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ke menguat tipis ke zona hijau, pada awal pra perdagangan indeks ini hanya 0,6 basis poin atau 0,06 persen ke posisi 942.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 31 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 92 miliar dan volume transaksi mencapai 5,9 ribu kali.
Sebanyak 152 saham menguat, 79 saham melemah dan 245 saham belum ditransaksikan.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG terlihat sedang melalui fase konsolidasi wajar pasca mengalami kenaikan jangka pendek pada pekan lalu.
"Potensi penguatan masih terlihat cukup besar mengingat arus capital inflow yang mulai kembali masuk ke dalam pasar modal Indonesia, namun fluktuasi harga komoditas masih akan memberikan sentimen bagi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," kata William dalam analisanya.
Sehingga jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.
Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 6.336 dan resistance 6.542. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu BBNI, UNVR, EXCL, AALI, AKRA, TLKM, dan ITMG.
Baca Juga: Awal Pekan, IHSG Ditutup Melemah 0,34 Persen ke Level 6.459
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026