Terkait dengan COVID-19, walaupun terdapat tanda-tanda positif yakni adanya penurunan kasus dan rawat inap akibat penularan virus, kita tetap harus waspada.
Jika kasus COVID-19 terus menurun, maka lingkungan operasional Perseroan akan menjadi lebih baik. Perseroan berharap tingkat churn dapat menurun dan mulai mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan yang lebih banyak sehingga akhirnya terjadi peningkatan pertumbuhan pelanggan di masa depan.
Link Net menambahkan 45 ribu dan 57 ribu home passed pada 2Q2021 dan 3Q2021. Pada akhir 3Q2021 total home passed Link Net mencapai 2,8 juta home passed.
Marlo Budiman, Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Tbk mengatakan, Link Net terus melanjutkan pertumbuhan performa keuangan yang kuat pada semester 1 tahun 2021 dengan Year-on-Year EBITDA sebesar 17.1%.
Segmen Enterprise Link Net terus mencatat pertumbuhan dengan peningkatan pendapatan sebesar 26% Year-on-Year di kuartal kedua tahun 2021. Meskipun terdapat tantangan pada lingkungan operasional yang diakibatkan oleh COVID-19, manajemen Perseroan secara konsisten terus beradaptasi dengan kondisi ini.
"Migration project yang dilakukan terus mengalami kemajuan, dan kami telah menyelesaikan hampir setengah dari seluruh proyek pada akhir September 2021. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemegang saham dan karyawan Link Net, serta para pelanggan setia kami. Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan aman.” kata Marlo Budiman.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026