Suara.com - Kemnaker tengah menyiapkan konsep di bidang ketenagakerjaan untuk dimasukkan dalam National Logistic Ecosystem (NLE). Hal itu dikemukakan Direktur Jenderal PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri.
"Konsep yang akan dimasukkan ini, khususnya dalam upaya meningkatkan dan menguatkan pelindungan TKBM (tenaga kerja bongkar muat) yang meliputi implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga hak-hak TKBM," ujarnya, saat membuka acara Inagurasi, Deklarasi, dan Rakernas SPPI Bersatu, , di Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/11/2021).
NLE merupakan suatu ekosistem logistik yang menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen internasional, sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang.
Selain itu, pemerintah juga tengah berupaya melakukan pembenahan tata kelola yang terintegrasi antar kementerian/lembaga terkait Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).
"Pembenahan ini sebagai upaya untuk perbaikan ekosistem logistik dengan menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen internasional sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang berdampak terhadap eksistensi TKBM," ucapnya.
Ia mengemukakan, pembenahan tata kelola ini dilakukan meliputi tiga aspek. Pertama, regulasi yang efisien dengan standar layanan yang prima, penerapan simplifikasi serta penghapusan repetisi dan duplikasi proses bisnis. Kedua, penyiapan SDM untuk mendukung desain NLE.
Ketiga, menciptakan strategi penataan ruang logistik yang tepat dengan didukung sistem teknologi informasi yang mampu menciptakan kolaborasi digital atas seluruh proses logistik dalam 1 platform.
Berita Terkait
-
Indonesia Terima Keketuaan G20 Bidang Ketenagakerjaan dari Presidensi Italia
-
Kemnaker: Permenaker Nomor 17 Tahun 2021 Pastikan Pekerja Miliki Rumah
-
Kemnaker Dorong Perusahaan Laporkan WLKP secara Online
-
Pemerintah Upayakan Pekerja Migran Maulana Dipulangkan ke Indonesia
-
Pemerintah Revisi Permenaker untuk Optimalkan Penyaluran Perumahan Pekerja
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP