Suara.com - Jurusan Hubungan Internasional selalu identik dengan prospek kerja menjadi diplomat di Kementerian Luar Negeri.
Pasalnya, Hubungan Internasional memang mempelajari beragam isu internasional yang berkaitan erat dengan upaya suatu negara menghadapi tantangan global, antara lain perdagangan internasional, resolusi konflik, dan pemberantasan kemiskinan di negara berkembang.
Prospek kerja Hubungan Internasional tidak hanya menjadi diplomat. Berikut beberapa profesi yang bisa dipilih jika kamu berkuliah di Jurusan Hubungan Internasional,
1. Diplomat
Diplomat merupakan perwakilan pemerintah di luar negeri untuk memperjuangkan kepentingan nasional di negara maupun organisasi internasional tempatnya berdinas.
Diplomat juga bisa bekerja dari dalam negeri di kantor Kementerian Luar Negeri, atau di kantor-kantor kedutaan di seluruh dunia. Di Indonesia, profesi diplomat berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dengan terlebih dahulu mengikuti pendidikan berjenjang di Sekolah Dinas Luar Negeri (Sekduli), Sekolah Staf Luar Negeri (Sesdilu), dan Sekolah Pimpinan Luar Negeri (Sesparlu).
2. Konsultan Pendidikan
Mempelajari isu-isu global, termasuk dalam bidang pendidikan membuat lulusan Hubungan Internasional memiliki nilai lebih ketika menjadi konsultan pendidikan. Konsultan pendidikan bertugas menganalisis minat dan kemampuan pelajar untuk membantunya memilih jurusan baik di dalam maupun di luar negeri. Peluang kerja sebagai konsultan pendidikan juga semakin terbuka karena sekolah-sekolah internasional banyak membuka sekolahnya di Indonesia. Konsultan pendidikan juga menyediakan informasi mengenai kebudayaan masyarakat negara tujuan studi para siswa.
3. Jurnalis
Baca Juga: Pengakuan Kedaulatan Indonesia Secara De Facto dan De Jure Tahun 1946
Jurnalis menjadi pilihan profesi bagi lulusan Hubungan Internasional yang suka menganalisis permasalahan baik di dalam maupun luar negeri.
Kemampuan yang dibutuhkan jurnalis, baik media cetak, online, atau jurnalis televisi, relevan dengan bidang ilmu yang dipelajari di jurusan Hubungan Internasional seperti mengumpulkan informasi, menulis makalah, komunikasi, dan berpikir kritis.
4. Eksportir-Importir
Bagi kamu lulusan Hubungan Internasional yang tertarik dengan bidang industri, bekerja di bagian ekspor-impor perusahaan bisa menjadi alternatif profesi.
Staf bagian ini bertugas menjual barang atau jasa perusahaan ke luar negeri. Untuk itu staf ekspor-impor dituntut untuk bisa memasarkan produk, memahami pasar internasional, dan kebijakan perdagangan antarnegara. Staf ekspor-impor juga diharuskan menguasai bahasa asing baik secara lisan maupun tulisan sebagai sarana komunikasi.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Prospek Kerja Jurusan Teknik Sipil, Makin Dibutuhkan Dalam Inovasi Pembangunan
-
Prospek Kerja Lulusan Jurusan Agribisnis, Ternyata Luar Biasa Banyak!
-
Bertho Darmo Poedjo Asmanto Terpilih Jadi Ketua Umum Pertama Iluni HI UI
-
Jurusan Kuliah IPS, Keuntungan dan Jenjang Karirnya
-
Prospek Kerja Jurusan Psikologi: Makin Dibutuhkan Seiring Kemajuan Zaman
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Harga Naik Tidak Wajar, BEI Gembok Satu Emiten Asal Surabaya
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Hari Ini Naik! Update Segera di Pegadaian
-
Pefindo Catatkan Rating AAA Untuk Stabilitas Finansial Peruri
-
Perbandingan Harga BBM Indonesia dengan Negara Lain di Asia Tenggara
-
AS Mau Keluar dari Iran, Wall Street Langsung Meroket
-
Tak Hanya Kejar Cuan, Emiten TAPG Kerek Kualitas Hidup Masyarakat Sekitar Operasional
-
BEI Resmi Ubah Aturan Free Float, Emiten Wajib Tingkatkan Porsi Saham Publik Bertahap
-
AS Mau Angkat Kaki dari Iran, Harga Minyak Dunia Meluncur 2,5%
-
Mendagri Tito Minta Pemda Efisiensi Anggaran Daerah, Wajib Lapor Tiap 2 Bulan
-
Wajib ke Kantor! Ini Daftar Jabatan dan Unit ASN Daerah yang Tidak Boleh WFH