Suara.com - Dalam ilmu ekonomi, ada banyak jurusan kuliah yang bisa dipilih salah satunya adalah Ekonomi Pembangunan. Prospek kerja Ekonomi Pembangunan terbilang luas karena ilmunya akan berkembang sesuai zaman.
Mahasiswa Ekonomi Pembangunan akan mengkaji persoalan-persoalan pembangunan baik dari sektor bisnis, keuangan, maupun perbankan. Berkuliah di jurusan ini juga juga akan belajar mencari solusi atas masalah pembangunan yang berkaitan dengan ekonomi. Apabila tertarik prospek kerja Ekonomi Pembangunan berikut bisa menjadi alternatif pilihan karier.
1. Ekonom
Ekonom atau ahli ekonomi dituntut bisa menerapkan konsep ekonomi dalam kasus riil ataupun mengembangkan konsep tersebut lewat penelitian. Ekonom juga bertugas mengedukasi masyarakat mengenai kondisi ekonomi dan peran yang harus dilakukan secara kolektif untuk mencapai tingkat kestabilan tertentu di bidang ekonomi. Seorang ekonom tidak dituntut untuk menguasai semua bidang dalam ilmu ekonomi. Sebaliknya, tiap ekonom justru bekerja secara spesifik berdasarkan keahliannya seperti pakar ekonomi-politik, pakar ekonomi-kerakyatan, atau pakar lembaga perbankan.
2. Analis Tren
Jika kamu adalah tipikal orang yang fanatik mengikuti perkembangan suatu produk baik itu fashion, video game, atau gawai, maka analis trend bisa menjadi pilihan karier. Analis trend ini bertugas menganalisis perkembangan pada suatu barang dan dampaknya terhadap ekonomi. Seorang analis trend harus jeli membaca selera pasar sehingga dapat mecapai tujuan menciptakan produk yang diminati masyarakat. Selain itu, perkembangan dunia yang sangat pesat juga menuntut analis trend untuk kreatif dan inovatif.
3. Akuntan
Akuntansi dan Ekonomi Pembangunan merupakan ilmu yang saling beririsan dalam bidang ekonomi. Lulusan Ekonomi Pembangunan tetap bisa menjadi akuntan ketika mengikuti pendidikan profesi akuntansi agar bisa mendapatkan status keprofesian sebagai akuntan publik. Akuntan publik bisa bisa membuka jasa audit laporan keuangan, pemeriksaan laporan keuangan prospektif, pemeriksaan atas pelaporan informasi keuangan proforma, ulasan laporan keuangan, serta jasa lainnya yang berhubungan dengan akuntansi, manajemen keuangan, dan perpajakan.
4. Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Baca Juga: Sandiaga Uno ke Amerika dan Pamit dari Kemenparekraf, Ini Alasannya
Ketika berstatus sebagai PNS, lulusan Ekonomi Pembangunan biasanya bekerja di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). PNS akan bekerja menentukan kebijakan di suatu daerah. Kebijakan ini tentunya berkaitan dengan pembangunan di sektor ekonomi, politik, dan lintas sektor dengan lembaga lain.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Berpatisipasi Dalam 'ITS TIME FOR BALI', ARTOTEL GROUP Siap Beri Diskon 30 Persen
-
Tol Serang-Panimbang Diresmikan, Jokowi Berharap Ekonomi Banten Tumbuh
-
Jalan Berdampingan, Jaya Baya Bisik-bisik ke Jokowi Sampaikan Hal Ini
-
Menko Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal IV Tembus 6 Persen
-
Total Anggaran PEN Sudah Rp483 Triliun Disalurkan, Sektor Kesehatan Dapat Jatah Terbesar
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
6 Fakta Evaluasi Mekanisme Full Call Auction (FCA) Bursa Efek Indonesia
-
Registrasi Online Link PINTAR BI untuk Tukar Uang Baru
-
Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court
-
Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS
-
Profil PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), Ini Pemilik Sahamnya
-
Kabar Terkini PNM Diambil Alih Negara, Danantara Jadi Penentu