Suara.com - Dudung Abdurachman kini resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga melantik Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.
Sebelum menjabat KSAD, Dudung merupakan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) dengan pangkat Letnan Jenderal.
Kekayaan Dudung Abdurachman berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada laporan periodik tahun 2020 mencapai Rp1,08 miliar.
Mengutip laman resmi LHKPN dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, kekayaan itu berasal dari dua aset properti milik Dudung Abdurachman yang berlokasi di Magelang dan Bandung dengan nilai total mencapai Rp 640 juta.
Aset itu terdiri dari tanah dan bangunan seluas 104 m2/104 m2 di Magelang dengan estimasi nilai sebesar Rp 400 juta, serta tanah dan bangunan seluas 144 m2/108 m2 di bandung dengan estimasi 240 juta.
Untuk kekayaan bergerak atau kendaraan, Dudung memiliki mobil Toyota Veloz senilai Rp 180 juta, motor Honda PCX senilai Rp 32 juta, dan mobil Toyota Fortuner senilai Rp 525 juta.
Sosok yang sempat mencuri perhatian sebab ucapannya terkait agar seorang prajurit tidak fanatik terhadap agama ini juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 110,8 juta dan utang sebesar Rp 402 juta.
Dengan jumlah ini, maka kekayaan Dudung Abdurachman meningkat sekitar Rp 475 juta dibandingkan laporan LHKPN pada awal 2020 lalu.
Baca Juga: Tak Terima Anak Bupati Aa Umbara Divonis Bebas, Jaksa KPK Ajukan Kasasi
Berita Terkait
-
KPK Butuh Keterangan Mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
-
Menpan RB: Nasib Perekrutan 57 Eks Pegawai KPK Ada di Tangan Kapolri
-
Kasus Mantan Bupati Konawe Utara, KPK Batal Periksa Mantan Mentan Amran Sulaiman
-
KPK: Kalau Tidak Korupsi Kenapa Harus Takut dengan Kita
-
Tak Terima Anak Bupati Aa Umbara Divonis Bebas, Jaksa KPK Ajukan Kasasi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di 18 April
-
Harga Pangan Nasional Menghijau Hari Ini, Cabai Rawit Merah Turun Tajam
-
Harus Hati-hati, Penerapan Free Float 15 Persen Bisa Tekan Harga
-
Profil PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), Saham yang 'Banting Stir'
-
THR ASN, PPPK, Polisi dan TNI Cair Kapan? Ini Penjelasannya
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026