Suara.com - Emiten bank digital, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) terpantau 'ngegas' pada pembukaan perdagangan hari Selasa (30/11/2021) dengan cukup signifikan, yakni naik 130 poin, atau naik 5,53 persen.
Mengutip pada bursa saham hari ini, harga saham BBYB sempat turun 2.380 sebelum kembali menguat di angka 2.390. Bahkan, pada pembukaan hari ini nilai saham naik sebesar 50 menjadi 2.480.
Meski peningkatan harga terpantau fluktuatif. Namun diperkirakan akan masih stabil di kisaran angka tersebut. Diinformasikan sebelumnya, PT Asabri menjual saham BBYB sebanyak 189 juta saham.
Pengumuman ini tertuang dalam aturan OJK nomor 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham.
Asabri sebelumnya tercatat memiliki 945.125.590 atau 12,61 persen saham atas BBYB. Dengan penjualan yang dilakukannya, maka saham BBYB yang dimiliki perusahaan asuransi milik negara tersebut berkurang menjadi 756.125.590 atau 10,09 persen.
Penjualan saham kepemilikan Asabri dilakukan secara bertahap, yakni pada tanggal 16, 19, 21, 26, 27,29 dan 30 Juli 2021.
Berita Terkait
-
Kejagung Ungkap Total Aset Sitaan Kasus Asabri, Tembus Rp 16 Triliun
-
Asabri Salurkan Santunan ke Keluarga Prajurit TNI yang Gugur di Suru-suru Papua
-
Akulaku Akusisi 24,98 Persen Saham Bank Neo (BBYB), Ternyata Ada Peran Jack Ma
-
Komite 98 Desak Jaksa Agung Tuntut Benny Tjokro dan Heru Hidayat Hukuman Mati
-
Disita Kejagung Terkait Kasus ASABRI, Hotel Lafayette Jogja Masih Beroperasi Seperti Biasa
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi
-
Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun
-
Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai
-
AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100
-
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank
-
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!
-
Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas