Suara.com - Dalam rangka memberikan perlindungan kepada satuan organisasi di lingkungan Pemerintah Daerah, Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan bantuan sosial berupa kartu BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan rekening Bank Jabar (BJB) kepada seluruh Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kabupaten Bandung, Soreang pada Rabu (24/11/2021).
“Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan perlindungan sosial kepada linmas dan juga merupakan salah satu upaya mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Bandung yakni terwujudnya masyarakat kabupaten yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera, atau disingkat BEDAS,” jelas Dadang.
Dadang juga mengatakan bahwa ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap linmas yang merupakan garda terdepan di lapangan. Dengan hadirnya jaminan sosial ini diharapkan linmas lebih merasa terlindungi kesehatan dan kesejahteraannya.
“Sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dalam membantu masyarakat baik saat terjadinya bencana banjir, longsor dan lain-lain, maka perlu adanya perlindungan sosial kepada seluruh linmas agar saat bekerja lebih tenang. Waktu dulu saya jadi kepala Desa, saya menyaksikan sendiri bagaimana warga yang sakit dan tidak memiliki jaminan harus berfikir keras untuk membayar biaya rumah sakit yang mahal. Dengan diberikannya jaminan sosial sekarang ini saya harap hal tersebut tidak terjadi lagi khususnya kepada linmas” tambahnya didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung, Kawaludin.
Selain kepada Linmas, Dadang mengatakan bantuan sosial juga akan diberikan kepada 17.600 Ketua RT, 4.200 Ketua RW, 5.600 Hansip dan 17.000 guru ngaji di Kabupaten Bandung. Tak lupa ia mengapresiasi pihak-pihak terkait dalam membantu Pemerintah Kabupaten Bandung mewujudkan visi dan misi yang ingin dicapai.
Ditemui ditempat terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang, Heni Riswanti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang telah mendaftarkan seluruh Linmas dan keluarga agar terlindungi kesehatannya oleh program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)
"Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung yang terus berupaya agar seluruh masyarakat terlindungi oleh Program JKN-KIS. Diharapkan kedepannya Kabupaten Bandung dapat mencapai Universal Health Coverage (UHC) sehingga meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan Kesehatan,” pungkas Heni.
Berita Terkait
-
Masalah Defisit Keuangan BPJS Kesehatan, Moeldoko: Perlu Sumber Pendanaan Alternatif
-
Bantu Korban Banjir Kalimantan Barat, BPJS Kesehatan Salurkan Paket Sembako
-
Penuhi Tuntutan Buruh, Pemkab Bandung Rekomendasikan UMK 2022 Naik 10 Persen
-
Pemerintah Provinsi Banten Tambah 500.000 jiwa ke Dalam Program JKN-KIS
-
Inovasi Layanan Digital BPJS Kesehatan Toreh Penghargaan Tingkat Internasional
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T
-
Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?
-
PLTP Lumut Balai Unit 3 Dieksekusi, Mulai Beroperasi pada 2030
-
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
-
Rupiah Bangkit ke Rp16.865 Per Dolar AS, Putus Tren Pelemahan Berturut-turut
-
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera, Kejar Ganti Rugi Triliunan Rupiah
-
Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?