Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan komitmen untuk berpartisipasi menghindari perubahan iklim merupakan komitmen bersama seluruh negara di dunia.
Dalam hal ini, Indonesia sudah menyampaikan dalam National Determined Contribution (NDC) untuk menurunkan 29 persen CO2 dengan kemampuan sendiri dan 41 persen CO2 dengan dukungan internasional, serta berkomitmen untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060.
“Tanggung jawabnya adalah common sama semuanya. Tanggung jawabnya untuk menghindarkan climate change tapi dari sisi diferensiasi untuk responsibility berbeda tergantung dari kontribusi terhadap CO2 selama ini,” ungkap Sri Mulyani saat menjadi pembicara Pertamina Energy Webinar 2021 secara daring, Selasa (7/12/2021).
Untuk itu, dari sisi Pemerintah terutama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki tanggung jawab untuk mendesain dan mendefinisikan kebijakan dan regulasi bersama-sama dengan Kementerian/Lembaga lain. Pertama dengan memperkenalkan budget tagging dari APBN yang berasosiasi dengan perubahan iklim.
“Sehingga kita bisa transparan dan akuntabel, berapa sebetulnya belanja pemerintah atau bagian dari pemerintah, dari sisi fiskal yang committed to climate change,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, dia berharap Pertamina sebagai perusahaan milik negara yang terbesar dalam bidang energi juga melakukan hal yang sama untuk melaksanakan budget tagging. Hal ini dikarenakan sektor energi memiliki peranan dan tanggung jawab untuk menurunkan CO2.
“Energi adalah sektor yang very expensive and costly, tapi dia sangat penting bagi rakyat dan peranannya untuk menurunkan CO2 adalah the second largest in our economy. Jadi dalam hal ini Pertamina bisa membayangkan your responsibility is so obvious,” katanya.
Kedua, membangun kerangka fiskal yang berelasi atau didesai untuk perubahan iklim. Tidak hanya dari sisi belanja, bisa juga melalui perpajakan dengan bentuk insentif dan subsidi maupun dari sisi pembiayaan. Menkeu mengatakan dalam hal ini Pemerintah Daerah juga memiliki peranan untuk menurunkan CO2.
“Jangan lupa untuk penurunan CO2 juga termasuk manajemen dari waste atau persampahan dan itu peranan pemerintah daerah penting. Jadi kami menggunakan tools transfer ke daerah,” ungkapnya.
Baca Juga: Warga Hadang Ahok di Aceh, Minta Audit Pertamina
Ketiga, dengan investasi. Pemerintah memberikan injeksi PMN ke PLN atau investasi pada PT SMI dan PT PII untuk mereka bisa melakukan penjaminan di bidang energi terbarukan.
“Kemenkeu komitmen untuk terus mendukung pemulihan ekonomi akibat pandemi dan pada saat yang sama juga melakukan berbagai kebijakan dan regulasi termasuk instrumen untuk menyampaikan komitmen dari sisi climate change,” pungkas Sri Mulyani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pemilik Pagar Laut Tangerang yang Ramai Dibahas Pandji Pragiwaksono
-
IHSG Melesat di Awal Perdagangan 2026, Tembus Level 8.676
-
Pemulihan Dipacu, Warga Aceh Segera Tempati Hunian Sementara Berstandar Layak
-
Harga Emas Antam Merosot di Tahun Baru, Hari Ini Dipatok Rp 2.488.000 per Gram
-
Alami Gagal Bayar, Ini Sanksi yang Diberikan OJK untuk Dana Syariah Indonesia
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026