Suara.com - Pengusaha pelayaran yang tergabung dalam Indonesian National Shipowners Association (INSA) merasa senang Indonesia terpilih kembali menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) kategori C periode Tahun 2022-2023.
Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto mengatakan, keberhasilan Indonesia mempertahankan sebagai negara anggota Dewan IMO Kategori C perlu disyukuri. Hal ini menunjukkan eksistensi Indonesia di kemaritiman internasional.
"Kami sangat menyambut baik keberhasilan Indonesia bertahan sebagai negara anggota Dewan IMO Kategori C, karena ini merupakan kesempatan Indonesia ikut serta dalam menentukan kebijakan kemaritiman dunia," ujar Carmelita di Jakarta, Selas (14/12/2021).
Untuk diketahui, Indonesia satu dari 40 negara yang menjadi anggota Dewan IMO. Dari jumlah negara itu, terbagi dalam kategori A (10 negara), Kategori B (10 negara) dan Kategori C (20 negara).
Dalam pemilihan Kategori C, Indonesia mendapatkan dukungan 127 suara. Selain Indonesia negara lainnya di antaranya ada Singapura yang mendapatkan 145 suara, Mesir 135 suara, diikuti oleh Cyprus dan Malta yang masing-masing 133 suara. Selain itu ada Bahama, Malaysia dan Chili.
Carmelita melanjutkan, Indonesia sangat berkepentingan dalam menjaga keamanan dan perairan keselamatan, mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia.
Dengan berada menjadi anggota Dewan IMO Kategori C membuat Indonesia ikut serta dalam menyusun kebijakan maritim internasional, yang merupakan perwakilan dari negara-negara yang mempunyai kepentingan khusus dalam transportasi laut dan maritim serta mewakili semua wilayah geografis utama dunia.
"Ini momentum untuk kita membawa isu-isu kemaritiman ke dunia internasional," kata Carmelita
Baca Juga: RI Terpilih Kembali Jadi Anggota Dewan International Maritime Organization
Berita Terkait
-
RI Terpilih Kembali Jadi Anggota Dewan International Maritime Organization
-
Kadin Ungkap Kenapa Larangan Mudik Sebenarnya Tidak Perlu Diadakan
-
INSA Minta Pelaut-Pekerja Pelabuhan Masuk Prioritas Vaksinasi
-
Pengusaha Pelayaran: Vaksin Covid-19 Datang, Usaha Kami Bisa Bangkit
-
Curhat Terdampak Corona, Pengusaha Pelayaran Minta Stimulus ke Pemerintah
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi I Turun 1,60%, 682 Saham Kebakaran
-
Janji Manis Purbaya Menguap, THR ASN Masih 'Ghaib' Jelang Pekan Kedua Ramadan
-
Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus
-
IHSG Masuk Zona Merah, BEI Minta Investor Tenang: Fokus Fundamental!
-
Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar
-
Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan
-
Harga Emas Antam Semakin Tinggi, Tembus Rp 3,13 Juta/Gram
-
Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS
-
Minyak Dunia Bakal Mendidih Imbas Konflik Iran-AS, Harga BBM Pertamina Gimana?
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah