Suara.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan “Obsession Awards 2021” Kategori Best CEOs, yang diselenggarakan oleh Obsession Media Group (OMG). Dalam keterangan tertulisnya, OMG menyebutkan bahwa sejak Februari 2021, Ghufron telah bergerak cepat meningkatkan kualitas layanan BPJS Kesehatan melalui berbagai inovasi dan penggunaan teknologi, serta sukses mencanangkan quick wins untuk meningkatkan mutu layanan, engagement, perluasan kepesertaan, dan sustainabilitas Program JKN-KIS.
Tak hanya itu, latar belakang Ghufron yang diwarnai banyak prestasi juga menjadi poin plus yang dilirik OMG dalam menetapkan Best CEOs dalam ajang penghargaan tahun ini. Ghufron dinilai selalu meletakkan legacy yang bermanfaat bagi khalayak luas.
Saat berkiprah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Ghufron menjadi salah satu pendiri dan direktur Gadjah Mada Medical Center selama hampir sembilan tahun. Ia juga menjadi Ketua South East Asia One Health University Network (SEAOHUN) pertama di ASEAN, sebelum akhirnya diserahi tugas sebagai Wakil Menteri Kesehatan pada 2011-2014 sekaligus di saat yang sama juga menjadi Ketua Tim Persiapan Implementasi BPJS.
Ketika menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron juga dipercaya oleh forum internasional beranggotakan 160 negara bernama International Social Security Association (ISSA) untuk menjadi Ketua Komisi Kesehatan atau Technical Commission on Medical Care and Sickness Insurance periode 2020-2022. Jejak karir yang cemerlang ini pun tak lepas dari penilaian OMG.
“Terima kasih atas apresiasi yang luar biasa dari Obsession Media Group. Tentu penghargaan ini tak lepas dari berbagai upaya dan kerja keras seluruh Duta BPJS Kesehatan yang berkomitmen terus berinovasi, meningkatkan mutu layanan, serta menjawab kebutuhan stakeholders dalam menyelenggarakan Program JKN-KIS. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda, kami siap memberikan layanan terbaik seluruh stakeholders JKN-KIS,” ucap Ghufron, dalam acara yang dihadiri pula oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G. Plate.
Ghufron menambahkan, BPJS Kesehatan berkomitmen mempermudah urusan peserta JKN-KIS dengan mengalihkan sejumlah layanan konvensional di Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten/Kota ke layanan digital seperti Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, Chat Assistant JKN (CHIKA), hingga melalui media sosial resmi BPJS Kesehatan.
Berita Terkait
-
Selain Bebas Biaya Berobat, Akses Layanan Kesehatan dengan JKN-KIS pun Mudah
-
Peserta Ini Akui Pelayanan BPJS Kesehatan di MPP Kabupaten Karawang Sangat Memuaskan
-
Operasi Kataraknya Dijamin JKN-KIS, ASN Ini Sangat Bersyukur
-
Jadi Peserta JKN-KIS, Nindi Tak Cemaskan Biaya Berobat
-
Mobile JKN, Aplikasi Andalan Peserta JKN-KIS
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998