Suara.com - Mantan Presiden dan Country Manager GEA di Rusia, Belorussia, Asia Tengah dan Wilayah Kaukasus serta Anggota Dewan Kamar Dagang Jerman-Rusia, Oliver Cescotti, resmi bergabung dengan BIOMICROGELS GROUP sebagai anggota Dewan Direksi.
BIOMICROGELS GROUP adalah grup perusahaan teknologi internasional yang berkembang pesat, yang didirikan pada tahun 2012 oleh tim insinyur yang menciptakan teknologi inovatif Biomicrogels®.
Teknologi ini dikembangkan untuk memecahkan masalah global sepeti menghemat air bersih dan mengurangi emisi CO2, serta meningkatkan pemulihan ekstraksi minyak sawit.
Oliver akan bertanggung jawab dalam perencanaan strategis dan konsultansi tentang isu-isu utama yang terkait dengan pengembangan bisnis di pasar global, termasuk Indonesia, serta optimalisasi dan internasionalisasi model manajemen korporat perusahaan.
Dengan pengalaman profesional internasional yang luar biasa dalam manajemen bisnis – lebih dari 30 tahun sebagai wirausahawan dan sebagai eksekutif senior di GEA Group – Oliver siap untuk mengembangkan bisnis BIOMICROGELS GROUP di market-market penting, salah satunya adalah Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia.
Oliver Cescotti lahir di Jerman. Selama 15 tahun terakhir, ia telah memimpin anak perusahaan GEA di Rusia, Belarusia, Asia Tengah dan wilayah Kaukasus. GEA adalah salah satu perusahaan teknik terbesar di dunia yang menyediakan solusi dan peralatan untuk berbagai industri dan aplikasi, juga mengembangkan, memproduksi, dan mengimplementasikan solusi berdasarkan peralatan sentrifugal untuk pemisahan minyak, air dan padatan, dan juga untuk produksi minyak nabati (kelapa sawit).
Sejak 2015, Oliver menjadi Presiden dan Country Manager GEA Group dan sejak itu bertanggung jawab atas semua kegiatan anak perusahaan dan divisi GEA di Rusia, Belarus, Kazakhstan, Asia Tengah, dan Kaukasus.
BIOMICROGELS GROUP telah berbisnis di Asia Tenggara sejak 2019, termasuk di Indonesia. Di Tanah Air, perusahaan ini memiliki dua distributor yang bekerja sama dengan 30 perusahaan yang mengoperasikan 90 pabrik kelapa sawit. Selama dua tahun terakhir, pangsa ekspor produk industri perseroan ke Asia Tenggara meningkat 30 persen.
Selain itu, ini tidak hanya mencakup reagen untuk ekstraksi minyak Biomicrogels® BMG-C4, tetapi juga stasiun pemrosesan dan dispensing. Saat merancang stasiun ini, para insinyur mempertimbangkan keunikan operasional pabrik produksi minyak sawit Indonesia dan karakteristik iklim wilayah ini.
Baca Juga: Kolam Limbah Sawit Bocor, Air Sungai di Solok Selatan Tercemar
“Saya yakin setelah bergabung dengan tim BIOMICROGELS GROUP, Oliver Cescotti, seorang profesional yang sangat berkualitas dan dihormati, akan memperkuat posisi grup di market internasional, dalam perjalanan kami menuju IPO dengan memperkenalkan praktik manajemen bisnis internasional terbaik untuk solusi industri berteknologi tinggi. perusahaan,” ujar Andrey Elagin, Co-Founder dan CEO BIOMICROGELS GROUP ditulis Sabtu (18/12/2021).
“Saya senang bergabung dengan tim BIOMICROGELS GROUP dalam perjalanan mereka menuju IPO. BIOMICROGELS GROUP sangat menginspirasi berkat potensinya yang tinggi untuk pengembangan teknologi Biomicrogels® yang disruptif, yang didasarkan pada pemrosesan mendalam bahan baku pertanian untuk memperoleh biopolimer, yang sepenuhnya aman bagi alam dan manusia, 100 persen biodegradable, dan harganya terjangkau. Produksi minyak sawit global melebihi 90 juta ton per tahun, dan solusi perusahaan berupa teknologi Biomicrogels® membantu meningkatkan angka ini sekitar satu juta ton lagi. Efek ekonomi dari penggunaan produk dan solusi berbasis teknologi Biomicrogels® pada pabrik berkapasitas 60 ton tandan buah segar per jam adalah hingga US$1 juta per tahun. Dengan meroketnya harga saham CPO selama dua tahun terakhir, dan dengan harga CPO terus memecahkan rekor sejarah (Bila pada September 2019 sekitar US$500 per ton, pada September 2021 sudah melebihi US$1.400), angka-angka bisa mencapai titik yang lebih mengesankan lagi. Saya yakin bahwa kerja sama kami akan menguntungkan perusahaan industri terkemuka di seluruh dunia dan akan membantu mengurangi kerusakan lingkungan akibat emisi karbon, serta melestarikan air bersih untuk generasi mendatang,” kata Oliver Cescotti, anggota Dewan Direksi BIOMICROGELS GROUP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I
-
IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik
-
Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998
-
Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini
-
Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini
-
Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini
-
Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo
-
Ambisi Raksasa PSEL Danantara: Target IPO 2028 di Tengah Penundaan dan Penolakan Keras Daerah
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei
-
Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah