Suara.com - Film Spider-Man: No Way Home telah mengalahkan kekhawatiran varian Omicron yang dihantui banyak negara. Banyak orang justru tetap menonton di bioskop, meski bahaya penyebaran varian itu mengintai setiap orang.
Seperti dikutip dari CNN Business, Setelah tayang di bioskop, Spider-Man: No Way Home telah menjadi film pertama yang meraup lebih dari USD 1 miliar di seluruh dunia sejak 2019, melampaui rekor sebelumnya untuk waralaba buku komik.
Tapi satu film saja tidak akan cukup untuk menghidupkan kembali bisnis teater. Banyak judul terkenal yang berkinerja buruk selama periode pandemi yang bergejolak ini.
Pertanyaannya sekarang adalah sejauh mana Spider-Man: No Way Home yang dirilis oleh Sony (SNE) dan Columbia Pictures, mungkin menjadi penggerak.
Film Spider-Man terbaru diuntungkan dari keinginan penonton untuk menonton langsung di bioskop. Bahkan, penggemar Spider-Man telah menandai tanggal perilisan film tersebut untuk menonton secara eksklusif di bioskop.
Menyusul awal tahun baru, Film The Batman karya DC dan Warner Bros bisa digadang-gadang bisa melanjutkan kesuksesan Spider-Man.
"Kami akan mencari tahu apakah ini unicorn ketika 'The Batman' dibuka. Bagi saya, itu yang berikutnya," kata Paul Dergarabedian, analis media senior Comscore.
Meskipun Spider-Man telah mengerdilkan sebagian besar penawaran tahun 2021, keberhasilannya bukan satu-satunya untuk bioskop tahun ini.
Film Venom: Let There Be Carnage Sony juga melampaui ekspektasi dengan pembukaan USD 90 juta, dan studio tersebut memiliki judul gelap lain yang diputar dari alam semesta Spider-Man - Morbius yang telah lama tertunda.
Baca Juga: Percepat Teknologi 5G, Mitratel Akan Didorong Kembangkan Bisnis Fiber Optik
Tantangan yang dihadapi bioskop yang didorong oleh Spider-Man membuat penonton film terus datang kembali. Untuk itu, mereka membutuhkan kembali film yang menarik untuk ditonton.
Kabar baik bagi pengelola bioskop adalah bahwa Marvel akan mengirimkan bala bantuan bertenaga super fase berikutnya pada tahun 2022, termasuk sekuel yang sangat dinanti-nantikan untuk Dr. Strange, Thor dan Black Panther.
"Audiens menjadi jauh lebih selektif dalam hal apa yang akan mereka cari untuk pengalaman bioskop," kata Dergarabedian.
Berita Terkait
-
Diskon 50 Persen Nonton Film Agak Laen: Menyala Pantiku, Bayar Pakai Indodana, Ini Kode Promonya
-
Patut Ditunggu, 5 Film dan Serial Spider-Man yang Lagi Diproduksi
-
Film Lokal Sore Menggila, Bantai Superman dan Semua Superhero Hollywood
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Viral Suporter Mandi Kembang Agar Timnas Indonesia Kalahkan China dan Lolos Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?