Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) meresmikan Gedung Pusat Arsip Teknik, guna mengoptimalkan tata kelola kearsipan dan dokumentasi Perusahaan secara efektif sesuai aturan yang berlaku.
Peresmian dilakukan oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto, didampingi Direktur Operasi dan Produksi PKT Hanggara Patrianta.
Diungkapkan Hanggara, pendirian Gedung Pusat Arsip Teknik sebagai wujud dukungan PKT terhadap penerapan pengelolaan kearsipan Perusahaan, yang diatur melalui UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.
Pendirian gedung disesuaikan dengan pedoman ANRI dalam Peraturan Kepala ANRI Nomor 3 Tahun 2000 tentang Standar Pembangunan Gedung Pusat Arsip, untuk menunjang manajemen Pusat Arsip sebagai sarana pengelolaan dokumen Perusahaan secara tersentralisasi.
“Untuk menunjang pengelolaan kearsipan yang baik sesuai aturan yang berlaku, PKT saat ini juga telah memiliki SDM pengelola kearsipan yang tersertifikasi,” kata Hanggara ditulis Kamis (30/12/2021).
Dijelaskannya, saat ini PKT memiliki 2 gedung Pusat Arsip, yakni Pusat Arsip Non Teknik dan Pusat Arsip Teknik. Pusat Arsip PKT dikategorikan sebagai off site records, atau Pusat Arsip yang dibangun di luar dari gedung perkantoran.
Hal ini juga sebagai bentuk keaktifan PKT terhadap pengembangan pengelolaan kearsipan Perusahaan menuju tata kelola dokumen kelas dunia, dengan terus melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Keberadaan gedung dan pengembangan tata kelola kearsipan PKT tak hanya ditujukan untuk kepentingan Perusahaan, tapi juga memberi manfaat bagi bangsa dan negara dengan beragam jenis arsip yang terdokumentasi secara berkala.
“PKT berkomitmen menciptakan pengelolaan dokumen kelas dunia, yang tak hanya bermanfaat untuk Perusahaan saja, tapi juga sebagai wujud persembahan bernilai untuk masyarakat dan bangsa,” tambah Hanggara.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Serahkan Penghargaan Propernas Emas dari KLHK ke Pupuk Kaltim
Kepala ANRI Imam Gunarto, mengapresiasi keberadaaan gedung Pusat Arsip Teknik PKT yang dinilai sebagai bentuk kesadaran Perusahaan dalam mendokumentasikan karya dan perjalanan bisnis sejak awal hingga saat ini.
Dikatakannya, gedung Pusat Arsip merupakan komponen penting dalam tata kelola Perusahaan, karena berbicara Big Data yang bersifat analog dan harus terdokumentasi secara baik dan benar.
“Sebab arsip merupakan dokumen pertama yang diciptakan dan sepatutnya terdokumentasi secara fisik untuk mempertahankan keasliannya,” kata Imam.
Dirinya menyambut optimis langkah PKT mengembangkan tata kelola kearsipan yang tak hanya menjadi bagian dari kinerja Perusahaan saja, tapi juga mendukung pembangunan nasional melalui transformasi kearsipan sebagai memori kolektif bangsa.
Menurut dia, ada 3 faktor penting yang wajib diperhatikan SDM pengelola kearsipan, yakni past, present and future, agar tata kelola arsip dapat terdokumentasi dan tersusun berdasarkan jangka waktu, penyimpanan serta jenisnya.
Selain itu arsiparis juga diharap mampu membaca visi misi perusahaan dan pimpinan, agar arsip yang berjalan dapat terdokumentasi sesuai dengan kinerja dalam jangka waktu tertentu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri