Suara.com - Perusahaan gerai kopi Starbucks mewajibkan para karyawannya untuk divaksin dua kali. Hal ini untuk mematuhi kebijakan pemerintah Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang mempercepat vaksinasi.
Kewajiban ini dilayangkan lewat surat dari Chief Operating Officer Starbucks John Culver yang berisikan sekitar 220.000 karyawan AS harus memperlihatkan status vaksinasi mereka paling lambat 10 Januari.
Meskipun Starbucks sangat menganjurkan karyawan untuk divaksinasi, pekerja dapat memilih untuk tidak divaksinasi dan sebaliknya dites setiap minggu.
Mereka akan bertanggung jawab untuk membayar tes mereka sendiri yang disetujui secara federal dan mengirimkan hasil.
"Ini adalah langkah penting yang dapat kami ambil untuk membantu lebih banyak mitra mendapatkan vaksinasi, membatasi penyebaran Covid-19, dan menciptakan pilihan yang dapat dimiliki mitra berdasarkan apa yang terbaik untuk mereka," tulis Culver seperti dikutip dari CNN Business, Selasa (4/1/2022).
"Jika tingkat vaksinasi meningkat dan penyebaran masyarakat melambat, kami akan beradaptasi. Tetapi jika keadaan menjadi lebih buruk, kami mungkin harus mempertimbangkan tindakan tambahan. Untuk saat ini, harapan saya adalah kita semua akan melakukan bagian kita untuk melindungi satu sama lain."
Starbucks mengirim catatan itu kepada karyawan pada 27 Desember dan mengulangi rincian mandat dalam pembaruan mingguan yang dikirim pada hari Senin.
Perubahan terjadi ketika Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja baru-baru ini menetapkan tanggal baru 9 Februari bagi pengusaha besar untuk memerlukan vaksinasi penuh atau pengujian mingguan karena varian Omicron menyebar dengan cepat ke seluruh Amerika Serikat.
Starbucks sebelumnya mengatakan sangat mendorong karyawan untuk mendapatkan vaksin dan menawarkan dua jam cuti berbayar untuk setiap dosis termasuk booster. Ini bergabung dengan sejumlah pengusaha yang mengharuskan pekerja untuk menunjukkan bukti vaksin Covid-19 untuk mematuhi undang-undang setempat di beberapa tempat.
Baca Juga: Amankan PTM, BINDA DIY Kembali Gelar Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan