Suara.com - Neraca perdagangan kumulatif Indonesia mencapai 35,34 miliar dolar AS pada 2021 , membuat nilai ini yang tertinggi sepanjang sejarah perdagangan Indonesia.
"Surplus neraca perdagangan ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah dengan total nilai ekspor 231,54 miliar dolar AS dan impor 196,2 miliar dolar AS," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, Selasa (18/1/2021).
Ia menambahkan, surplus neraca perdagangan tersebut didukung oleh aktivitas dagang dengan mitra terbesar RI yakni yang pertama dengan China, di mana perdagangan kedua negara mencapai 110,01 miliar dolar AS.
Meskipun masih terjadi defisit 2,45 miliar dolar AS, namun angka defisit tersebut merupakan yang terendah sejak ditandatanganinya ASEAN-China Free Trade Agreement pada 2007.
Selanjutnya, perdagangan terbesar kedua yaitu dengan Amerika Serikat yang mencapai 37,07 miliar dolar AS dengan nilai ekspor 25,77 miliar dolar AS dan impor 11,25 miliar dolar AS, sehingga perdagangan dengan AS mencapai surplus 14,52 miliar dolar AS.
Surplus perdagangan kedua diraih RI dengan mitra dagang Filipina yang mencapai 7,33 miliar dolar AS dengan nilai ekspor 8,60 miliar dolar AS dan impor 1,27 miliar dolar AS.
Selanjutnya, surplus perdagangan ketiga terjadi dengan mitra dagang India sebesar 5,62 miliar dolar AS dengan total ekspor 13,29 miliar dolar AS dan impor 7,67 miliar dolar AS.
Mendag menambahkan ekspor produk manufaktur dengan pertumbuhan tertinggi pada 2021 yaitu besi dan baja senilai 18,62 miliar dolar AS, produk Crude Palm Oil (CPO) senilai 29,86 miliar dolar AS, elektronik sebesar 10,57 miliar dolar AS, serta otomotif senilai 7,87 miliar dolar AS.
Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Laga Lawan Timor Leste: Ada Figo dan Ronaldo
Berita Terkait
-
Mochamad Iriawan: Shin Tae-yong Bisa Torehkan Tinta Emas untuk Timnas Indonesia
-
PSSI: Elkan Baggott Belum Pasti Perkuat Timnas Indonesia Hadapi Timor Leste
-
4 Pelatih yang Sukses Antar Timnas Indonesia ke Final Piala AFF Sebelum Shin Tae-yong
-
Lawan Covid-19, Ini Dia Senjata Andalannya Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Laga Lawan Timor Leste: Ada Figo dan Ronaldo
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia
-
IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan
-
Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?
-
Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman
-
Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat
-
Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI
-
IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya
-
Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura
-
Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi