Suara.com - Hingga kini Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HHMI) terus mendorong bisnis mereka dengan embangun pabrik mobil listriknya di Indonesia. Nantinya pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi 250.000 unit mobil listrik per tahun.
Seiring dengan perkembangan yang signifikan, Indonesia diprediksi akan menjadi usat produksi mobil listrik Hyundai untuk pasar Asia Tenggara.
“Penandatanganan Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement/IK CEPA di akhir tahun 2020 dan pembangunan mobik listrik oleh pabrik Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HHMI) merupakan wujud nyata komitmen Indonesia dan Korea Selatan untuk memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya," ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea, Gandi Sulistiyanto dikutip dari KBRI Seoul (21/1/2022).
"HMMI, yang ditujukan menjadi sentra produksi mobil listrik, berencana memproduksi mobil listrik di Asia Tenggara sebesar 250.000 unit per tahun. Oleh karena itu, saya mengundang sektor swasta Korea Selatan untuk maju bersama dengan pelaku usaha Indonesia dalam meningkatkan volume perdagangan pada berbagai sektor,” sambung dia.
Ia sendiri bertugas bersamaan dengan Presidensi Indonesia pada G20 yang mengusung tema Recover Together, Recover Stronger, Indonesia. Sehingga ia sendiri memiliki misi untuk mengajak 19 ekonomi terbesar di dunia, termasuk Korea Selatan, untuk fokus pada agenda yang berkaitan.
Misi-misi tersebut diantaranya menata arsitektur kesehatan global, transformasi digital dan transisi energi ramah lingkungan.
“Indonesia memandang penting peran pelaku usaha Korsel yang tergabung dalam KIMA untuk mengembangkan kemitraan business-to-business,” ujarnya.
Secara terpisah, Ketua KIMA, Kim Ki-Chan mengaku bangga dan menyambut Dubes Gandi Sulistiyanto yang baru tiba di kota Seoul pada awal bulan Januari 2022.
“Seluruh anggota KIMA berkomitmen untuk giat menjalin relasi dengan pengusaha Indonesia serta mendukung kepemimpinan Indonesia pada forum G20,” tutupnya.
Baca Juga: Rapor Hyundai-Kia 2021: Penjualan Mobil Ramah Lingkungan untuk Eropa Tembus 1 Juta Unit
Berita Terkait
-
Hadir di Manado, Mobil Listrik Ini Pernah Tampil di Film Spider Man
-
Kluster Instrumen Bermasalah, Ratusan Unit Hyundai Santa Fe Kena Recall
-
Hyundai Staria Mulai Dilirik, Toyota Alphard Masih Dominasi Segmen MPV Premium
-
Best 5 Oto: Hyundai Motor-Kia Corporation Masuk Lima Besar Eropa, Honda CB300R Meluncur di India
-
Rapor Hyundai-Kia 2021: Penjualan Mobil Ramah Lingkungan untuk Eropa Tembus 1 Juta Unit
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal
-
Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya
-
Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres
-
Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior
-
Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik
-
IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir
-
Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya
-
Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float
-
Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif