Suara.com - Mendadak, beberapa hari ke belakang aplikasi PeduliLindungi hilang dari penyedia layanan Apple AppStore. Hal ini sempat jadi perbincangan dan trending di Twitter.
Sejumlah warganet mengaku, aplikasi PeduliLindungi yang mereka unduh menghilang selama kurang lebih seminggu. Meski demikian, beberapa pengguna mengaku tidak menemukan masalah serupa.
Berkaitan dengan hal ini, Kementerian Kesehatan selaku pengembang menyebut, aplikasi tersebut tidak hilang melainkan masih dalam pengembangan dan perbaikan.
Saat ini, Selasa (22/2/2022) aplikasi PeduliLindungi sudah bisa kembali digunakan pengguna Apple. Sementara, tidak ditemukan gangguan untuk pengguna PeduliLindungi android.
Untuk informasi, aplikasi PeduliLindungi berfungsi memantau penggunanya sekaligus mempermudah vaksinasi COVID-19.
Aplikasi PeduliLindungi juga memperlihatkan status dari orang yang login di aplikasi tersebut. Warna merah pada barcode PeduliLindungi berarti pengunjung belum divaksinasi Covid-19 atau terpapar virus tersebut.
Sedangkan warna kuning berarti pengunjung sudah divaksinasi dosis pertama dan diperbolehkan masuk berbagai pusat perbelanjaan.
Terakhir, warna hijau jadi status aman bagi pengguna. Warna hijau artinya pengunjung sudah melakukan vaksinasi dosis lengkap dan diperbolehkan masuk tempat umum.
Baca Juga: Tidak Gunakan Aplikasi PeduliLindungi, Satpol PP Kenakan Sanksi 28 Tempat Usaha di Jakpus
Berita Terkait
-
Aplikasi PeduliLindungi Masih Warna Hitam Meski Sudah Negatif COVID-19, Apa Kata Kemenkes?
-
Aplikasi PeduliLindungi Hilang dari App Store, Kominfo Koordinasi dengan Kemenkes dan Apple
-
Hasil Tes Positif Covid-19 Tapi Belum Dapat WhatsApp Kemenkes? Hubungi Nomor Ini
-
Positif Covid-19 Indonesia Bertambah 59.635 Orang, Jawa Barat Sumbang Kasus Tertinggi
-
Tidak Gunakan Aplikasi PeduliLindungi, Satpol PP Kenakan Sanksi 28 Tempat Usaha di Jakpus
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
-
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua OJK
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat
-
ANTAM dan IBC Gandeng Huayou Cobalt Percepat Hilirisasi Baterai Nasional
-
Antam dan IBI Garap Proyek Baterai Bareng Konsorsium China: Nilai Investasi Capai 6 Miliar Dolar AS